Pohon Lanang Wadon, sekilas kalian pasti pernah mendengarnya. Pohon ini terletak di Pura Bukit Sari, Sangeh, Badung.
Pesona wisata yang luar biasa dari hutan pala sangeh ini adalah banyak dihuni oleh ratusan kera. Selain itu ditumbuhi juga dengan tanaman pala. Objek wisata ini juga memiliki beberapa misteri dibalik keindahannya.
Sangeh
Menurut pengelola wisata alam sangeh ini kera yang ada di dalamnya memiliki beberapa kelompok yang masing-masing kelompok memiliki satu pemimpin atau bisa dibilang raja kera.
Di tempat raja kera ini tinggal terdapat sebuah pura yang sangat terkenal kesakralannya yaitu Pura Bukit Sari.
Konon, tanaman pala tersebut ada yang berumur lebih dari tigaratus tahun. Keindahan pohon pala, selain tumbuhnya lurus juga memiliki kayu yang sangat bagus.
Pohon Lanang Wadon
Selain pohon pala masih ada tanaman yang terkenal di hutan Sangeh, masyarakat setempat biasa menyebutnya pohon Lanang Wadon.
Disebut Pohon Lanang Wadon, karena Pohon ini terlihat memiliki 'organ' layaknya manusia. Pada bagian bawah pohon itu berlubang sehingga menyerupai alat kelamin perempuan dan dari lubang tersebut muncul batang lainya yang terlihat seperti alat kelamin laki-laki.
Baca Juga: Wajib Dijelajahi, Ini 5 Wisata Kekinian di Bali
Dari fenomena tersebut pohon itu diberi nama Pohon Lanang Wadon yang berarti “Laki-laki dan Perempuan”. Pohon itu tumbuh persis di pelataran depan tempat wisata Sangeh.
Berfoto dengan Monyet
Berwisata ke daerah Sangeh lebih cocok untuk wisata keluarga bersama anak-anak. Karena dapat memperkenalkan hutan lindung kepada anak dan dapat berinteraksi dengan monyet – monyet yang ada di Sangeh.
Aktivitas favorit wisatawan saat berkujung ke objek wisata Sangeh adalah berfoto bersama monyet dan memberi makan monyet.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang