Beredar kabar Megawati Soekarnoputri buka suara dan mengaku lebih pilih Anies Baswedan berpasangan dengan Puan Maharani di Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti.
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Sayangnya, informasi itu masuk dalam konten yang dimanipulasi.
Narasi yang diberikan adalah “KABAR MENGEJUTKAN HARI INI MEGAWATI BUKA SUARA LEBIH MILIH DUKUNG ANIES-PUAN DI PILPRES”.
Namun, narasi tersebut tidak sesuai baik dari cover dan judul dengan isinya. Akun Facebook dengan nama Suara Rakyat mengunggah informasi itu pada 16 Juli 2023 kemarin.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, faktanya apa yang disampaikan pada judul video tersebut tidaklah benar.
Video tersebut justru lebih menjelaskan mengenai masa kepemimpinan Ganjar Pranowo di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang dirasa kurang maksimal dan membuat masyarakat merasa harus mencari pemimpin baru.
Alasannya, karena mendambakan perubahan sehingga Anies Baswedan dinilai dapat menjadi sosok pemimpin yang memberikan harapan baru kepada masyarakat.
Tak hanya itu, cuplikan video yang ditampilkan pun tidak sesuai dengan klaim yang disampaikan pada judul video. Contohnya saja pada menit ke 4:23 yang merupakan potongan video milik salah satu kanal berita, merupakan pidato Bacapres Anies Baswedan di Apel Hari Buruh PKS pada 6 Mei 2023 lalu.
Oleh sebab itu, video dengan klaim Megawati yang buka suara lebih memilih untuk mendukung Anies-Puan di perhelatan pilpres merupakan konten yang tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Megawati Resmi Usung Anies Maju di Pilpres 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia