Berikut sejarah dari Kerajaan Kutai atau disebut juga Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martapura.
Kerajaan yang disebut sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia ini kemudian berubah menjadi kerajaan Islam yang terletak di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.
Sejarah Berdirinya Kerajaan Kutai
Dikutip dari website Kemendikbud, sejak kapan Kerajaan Kutai berdiri tidak diketahui secara pasti.
Tetapi para ahli menduga kerajaan ini sudah berdiri sejak abad ke-5 Masehi.
Dugaan ini berasal dari penemuan prasasti Yupa yang ditulis menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta.
Dalam prasasti tersebut, menurut jenis dan bentuknya berasal dari sekitar 400 Masehi.
Temuan tersebut juga dilihat dari jenis hurufnya yang pranagari dan berasal dari India Selatan.
Huruf tersebut banyak ditemukan di daerah itu dalam waktu yang relatif sama yakni abad ke-5 Masehi.
Baca Juga: Prabowo Ajak PSI Bergabung dengan Koalisi KIR Mendukungnya di Pilpres 2024
Sejak itulah kerajaan kuno di Indonesia yakni Kerajaan Kutai telah ada.
Bahkan, kerajaan Kutai sendiri disebutsebagai kerajaan tertua yang bernafaskan agama Hindu.
Kehidupan Politik Kerajaan Kutai
Dalam Yupa yang ditemukan tertulis bagaimana kehidupan politik kerajaan Kutai.
Pertama yang dijelaskan adalah bahwa raja terbesar Kutai adalah Mulawarman, putra Aswawarman dan Aswawarman adalah putra Kudungga.
Dalam yupa juga dijelaskan bahwa Aswawarman disebut sebagai Dewa Matahari dan pendiri keluarga raja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca