Gadis maupun wanita Bali terkenal cantik-cantik. Bahkan kecantikannya ini sudah dikenal diberbagai negara.
Padahal, mereka selalu menggunakan perawatan alami. Adapun perawatan yang mereka lakukan yaitu perawatan rambut dan seluruh bagian tubuh.
Selain itu, wanita bali juga identik memakai kebaya, terlebih saat melakukan upacara adat. Kebaya Bali dikenakan dengan korset di bawahnya, terutama pada wanita yang lebih tua.
Kebaya Bali ini memiliki warna yang beragam. Namun untuk upacara keagamaan, biasanya kebaya putih lebih banyak dipakai oleh kaum wanita.
Nah, buat kalian yang pernah melihat wanita Bali mengenakan kebaya pasti mengetahui selendang atau kain yang dikenakan sebagai sabuk diperutnya.
Iya! Kebaya Bali selalu dipadukan dengan selendang yang diikat seperti sabuk. Dengan demikian, wanita Bali tampak lebih anggun dan menawan saat memakainya.
Kain tersebut dinamakan sabuk prada. Sabuk prada memiliki motif khas Bali dan memiliki warna yang terang.
Pada bagian pinggang juga biasa dipakaikan sabuk prada. Sabuk ini digunakan untuk menahan kamen yang dipakai agar tidak melorot.
Selain untuk fungsi tersebut, tampilan wanita yang mengenakan sabuk ini juga sedikitnya jadi lebih anggun dan berseri.
Baca Juga: Disebut Mirip Amanda Manopo, Bella Bonita Kasih Ultimatum ke Denny Caknan: Gausah Cari Bahan!
Seperti pakaian tradisional lainnya, sabuk ini juga memiliki makna khusus. Sabuk prada bermakna untuk melindungi tubuh wanita, terutama rahim yang merupakan anugerah dari Tuhan. Dengan cara pengendalian diri dan mencegah perbuatan yang buruk. Sehingga pemakaian sabuk ini pun diletakkan pada bagian perut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya