Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, rencana unik telah diinisiasi di Sulawesi Tenggara.
Sebanyak 17.000 siswa dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah tersebut akan bersatu dalam aksi memukau dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang 17 kilometer.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan antara para pelajar serta meningkatkan apresiasi mereka terhadap nilai-nilai kebebasan dan kemerdekaan.
"Insya Allah, tujuan kita baik, anak-anak dari seluruh daerah di Sulawesi Tenggara saling mengenal satu sama lain, itu jauh lebih bagus," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Yusmin.
Pengaturan partisipasi siswa Madrasah Aliyah masih dalam proses pembahasan dengan Kementerian Agama Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, proses pembuatan bendera sepanjang 17 kilometer sedang berlangsung, melibatkan pelajar dari berbagai SMK yang menjahit bagian-bagian bendera masing-masing sekolah.
Yusmin menjelaskan bahwa setiap sekolah menjahit sekitar 300 hingga 500 meter bendera, yang nantinya akan disatukan saat di lapangan untuk membentuk bendera sepanjang 17 kilometer, mengikuti angka hari kemerdekaan Indonesia.
"Saat ini sudah dalam proses pengerjaan, yang jahit anak SMK se-Sulawesi Tenggara, tata busana. Kainnya disediakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," terangnya.
Ruslan, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Kendari, menyatakan kesiapannya dalam menyambut dan mendukung kegiatan tersebut.
Baca Juga: Resmi Gabung ke PAN, Jeje Govinda dan Nisya Ahmad Nyaleg di Jawa Barat
"Kegiatan ini, kami masih membahas bersama kepala dinas. Saat ini kami masih survei lokasi di dalam lokasi Kota Kendari, tapi masih menunggu arahan pak kadis," ujarnya.
Momentum ini diharapkan mampu membangkitkan semangat nasionalisme dan rasa kebersamaan di kalangan generasi muda Sulawesi Tenggara.
Kegiatan tersebut juga merupakan langkah nyata dalam merayakan perjuangan dan kebebasan bangsa Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Review Film A Man Called Otto: Seni Menerima Kehilangan dan Luka Masa Lalu
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
BBM Jenis Pertamax Naik, Ojol: Sejak Awal, Saya Pakai Pertalite
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan