Sungai Mahakam yang menjadi salah satu sungai terpanjang di Kalimantan Timur ini rupanya memiliki cerita rakyat yang melegenda.
Cerita ini berkaitan dengan hewan endemik yang banyak ditemukan di Kalimantan Timur, yakni pesut.
Pesut merupakan hewan mamalia yang mirip dengan lumba-lumba dan dijadikan sebagai simbol dari Provinsi Kaltim.
Dikutip dari laman Kutai Kartanegara, berikut cerita legenda tentang pesut Mahakam yang menjadi simbil provinsi Kaltim:
Dahulu kala di sekitar Sungai Mahakam, hiduplah seorang Ayah yang tinggal bersama dua orang anaknya setelah ditinggal sang istri yang sakit.
Selain berjualan kayu bakar di pasar, sang Ayah berperan juga sebagai ibu untuk memenuhi kebutuhan keluarga seperti memasak, membersihkan rumah dan mencuci pakaian.
Namun karena kelelahan dan tidak sanggup, ayah itu memutuskan untuk menikah lagi dengan perempuan cantik agar dibantu mengurusi pekerjaan rumah tangga. Setiap hari ibu tiri itu menyiapkan masakan dan kebutuhan keluarga barunya hingga kehadirannya membuat ayah dan anak-anak menjadi bahagia.
Namun lama kelamaan sikap ibu tiri itu berbalik dan kerap berkata kasar saat ayah sedang pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Bahkan anak-anak sampai dipukul karena tidak sanggup memenuhi keinginan ibunya untuk pergi mengambil air di sungai.
Suatu hari Ibu tiri menyuruh anak-anak untuk pergi ke hutan mencari kayu bakar tetapi anak-anak malah semakin jauh masuk ke dalam hutan hingga kesulitan untuk pulang karena telah kelelahan dan lapar.
Akhirnya mereka terus berjalan menyusuri hutan hingga akhirnya menemukan sebuah sungai kecil yang terdapat banyak pohon pisang dengan buahnya yang matang dan harum. Mereka pun langsung memakan buah pisang itu dengan lahap dan memutuskan untuk tidur di hutan.
Baca Juga: Jumlahnya Belasan, Ini Daftar Bahasa Daerah yang Ada di Kaltim
Setelah anak-anak sampai di rumah dengan kayu bakar yang cukup, mereka mengeluh lapar dan meminta makanan kepada ibu. Karena tak ada orang, mereka ke dapur dan mendapatkan sepanci ketan yang masih hangat dan memakannya sampai habis.
Tetapi ibu dan ayah datang dan terkejut melihat nasi ketan yang telah habis tak tersisa. Ibu tiri justru menuduh anak-anak baru pulang setelah dua hari bermain di luar dan ayahnya percaya hingga memarahi mereka.
Akibat emosi sang Ayah menyebut "Dasar anak nakal, kalian anak manusia atau ikan?" dan tiba-tiba terdengar petir hingga kedua anak itu merasakan panas di seluruh badan dan menjadi hitam hingga mareka segera berlari menuju sungai.
Tak lama tubuh anak-anak itu berubah menjadi sepasang ikan dan pergi menyusuri sungai. Sang Ayah yang melihat kejadian itu pun menangis dan menyesal atas apa yang dia ucapkan. Dan begitulah asal-usul legenda pesut Mahama yang dipercaya menghuni Sungai Mahakam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123