Di Kalimantan Timur, penduduk aslinya terbagi menjadi dua golong yakni penduduk pesisir/pantai termasuk penduduk di sepanjang tepi sungai dan penduduk yang mendiami daerah pedalaman.
Dikutip dari buku Ungkapan Tradisional sebagai sumber informasi Kebudayaan Daerah Kalimantan Timur, suku di Kalimantan Timur tersebar di antara dua golongan penduduk asli itu.
Pertama, penduduk yang mendiami pesisir dan tepi sungai biasanya merupakan penduduk dengan Suku
Kutai di Kabupaten Kutai, Suku Berau, dan suku Bulungan yang mendiami Kabupaten Pasir.
Sementara penduduk lainnya yang berada kota-kota besar, penduduk aslinya tidak ada.
Jadi kota bentukan baru ini didiami oleh pendatang, baik dari ke empat Kabupaten maupun dari luar Kalimantan Timur.
Penduduk yang mendiami daerah-daerah pedalaman adalah suku Dayak yang berjumlah 28 anak suku atau puak.
Berikut daftar suku Dayak di Kalimantan Timur yang sebanyak 28 suku:
1. Suku Dayak Kenyah:
Suku Dayak Kenyah pada umumnya mendiami daerah
Kecamatan Tabang, Kecamatan Muara Ancalong, Kecamatan Muara Wahau, Kecamatan Long Peso, Kecamatan Tanjung Palas, Kecamatan Kayan Ulu, Kecamatan Lesan, Kecamatan Long Laai, Kecamatan Kayan Ilir (Apokayan).
Baca Juga: Daftar Kekayaan 10 Bupati Provinsi Jawa Tengah, Ada yang Sangat Mencengangkan!
2. Suku Dayak Tunjung:
Suku ini mendiami Kecamatan Muara Pahu, Kecamatan Melak, Kecamatan Kahala, Kecamatan Kembang Janggut.
3. Suku Dayak Benuaq:
Suku Dayak Benuaq mendiami Kecamatan Tenggarong,
Kecamatan Muara Rawa, Kecamatan Muara Pahu, Kecamatan Damai, Kecamatan Tanjung Isuy.
4. Suku Daya Bahau:
Berdomisili di Kecamatan Long Iran, Kecamatan Long Bagun, Kecamatan Long Pangai, Kecamatan Muara Wahau, dan Kecamatan Kembang Janggut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
-
Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah