Beredar kabar rakyat menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur dari jabatannya sebagai seorang presiden Republik Indonesia. Kabar itu beredar dalam bentuk video.
Unggahan video mengklaim rakyat Indonesia mengggelar aksi untuk menurunkan Presiden Jokowi. Namun, konten itu masuk kabar yang dimanipulasi.
Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel opini dari Suara Nasional berjudul “Setop Era Kedunguan dan Kepalsuan!”.
Narasi yang dituliskan di konten palsu itu ialah “AKSI TURUNKAN JOKOWI SIANG INI! RAKYAT TUNTUT JOKOWI MUNDUR & MINTA DPR & MPR GELAR SIDANG ADILI JKW”.
Kanal YouTube Gajah Mada TV mengunggah kabar tersebut pada 25 Juli 2023 lalu. Selain itu di dalam konten tersebut, dikatakan bahwa DPR dan MPR pun juga diminta mengadakan sidang untuk mengadili Presiden Jokowi.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya narator hanya membaca ulang artikel opini dari laman website Suara Nasional. Di mana artikel itu diunggah pada 20 Juli 2023, 5 hari sebelumnya konten palsu itu dibuat.
Pada artikel asli, penulis beropini bahwa era pemerintahan Jokowi merupakan era pemerintahan paling kelam karena negara dianggap telah berstatus darurat restorasi.
Selain itu, lembaga negara di era ini juga dianggap tidak memiliki kredibilitas karena telah ikut berkonspirasi dengan presiden dalam kedunguan dan kepalsuan.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube Gajah Mada TV merupakan informasi yang dimanipulasi.
Baca Juga: CEK FAKTA: Menag Berikan Label Halal Pada Produk Miras Wine
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya