Shisie Erisoya, mantan Sekretaris dari Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Munafri Arifuddin mengatakan sudah mengikuti segala keinginan yang PSM Makassar ajukan. Termasuk mencicil utang tanpa bunga.
"Namun tetap saja tak sesuai dengan kenyataan, walaupun sudah beberapa kali diadakan pertemuan," tegasnya.
Ia pun mengaku sangat tertekan sebab harus berurusan dengan pihak lain.
Lebih lanjut, ia mengatakan segala upaya penagihan sudah dilakukan. Mulai dari pembicaraan secara kekeluargaan, menyurat secara resmi ke pihak manajemen dan juga somasi.
"Selama ini saya pun secara pribadi tetap diam karena ingin menjaga nama besar PSM, tapi dengan rasa keputusasaan saya untuk menagih, akhirnya mengambil keputusan mengangkat masalah ini ke media agar menjadi perhatian manajemen PSM Makassar," ungkapnya.
Shisie Erisoya, mantan Sekretaris dari Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Munafri Arifuddin mengaku sudah putus asa menagih utang ke manajemen PSM Makassar. Segala macam cara dilakukan, tapi utang klub kebanggaan warga Makassar itu tak kunjung dilunasi.
Mengutip Suara.com, Erisoya pun membuat surat terbuka di media sosialnya. Ia mengaku kecewa sebab pembayaran utang piutang sejak tahun 2016-2019 belum juga terselesaikan.
Padahal, sudah ada penandatanganan perjanjian pembayaran antara Munafri Arifuddin atau akrab disapa Appi dan Erisoya. Appi sendiri saat itu menjabat sebagai CEO PSM.
"Saya sangat kecewa dengan sistem pembayaran dari pihak management PSM Makassar karena sampai saat ini pembayaran belum juga terselesaikan. Tepatnya pembayaran juga tidak sesuai dengan perjanjian," ujarnya, Selasa 22 Agustus 2023.
Baca Juga: Suporter PSM Makassar Siap Merahkan Stadion I Wayan Dipta Bali
Ia menjelaskan utang atas nama PSM itu yang digunakan untuk kepentingan operasional tim di akhir tahun 2016 sampai 2019. Seperti pembelian tiket pesawat, sewa hotel saat bermain tandang dan juga membayar gaji pemain.
Manajemen PSM Makassar, maupun Munafri Arifuddin yang dikonfirmasi hingga kini belum memberi respon. Pesan singkat dan nomor telepon seluler yang dihubungi tidak ditanggapi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat