Misi ketiga India dalam menjelajahi Bulan siap mendarat di Bulan pada Rabu, sehingga India bisa menjadi negara pertama yang mendarat di kutub selatan satelit Bumi itu.
Bulan lalu India berhasil meluncurkan misi penjelajahan bulan Chandrayaan-3 yang memanggul misi mendaratkan penjelajah di Bulan.
Badan Riset Luar Angkasa India sehari sebelumnya mengatakan bahwa misi berjalan sesuai jadwal dan sistem sedang menjalani pengecekan berkala.
"Perjalanan lancar terus berlanjut," tulis badan itu dalam X (Twitter).
Badan luar angkasa India itu menyebutkan pendarat Chandarayan-3 siap untuk mendarat Rabu pukul 6.04 sore waktu setempat (19.34 WIB).
Badan ruang angkasa India juga menyiarkan gambar sisi jauh Bulan yang ditangkap oleh sistem deteksi bahaya pendarat dan kamera penghindaran yang membantu menemukan area pendaratan yang aman selama turun ke permukaan Bulan.
Saat kegembiraan membuncah di India atas upaya pendaratan yang sangat ditunggu-tunggu itu, doa khusus dipanjatkan di seluruh negeri untuk keberhasilan misi tersebut.
Upaya pendaratan di Bulan yang dilakukan India itu terjadi beberapa hari setelah Luna-25 gagal mendarat di Bulan.
Misi bulan pertama Rusia dalam kurun 47 tahun terakhir yang tadinya diperkirakan mendarat Senin itu berputar di luar kendali untuk kemudian jatuh di Bulan.
Baca Juga: Video Klarifikasi Honda Soal Kualitas Rangka eSAF: Pemeran Prianya Misterius, Netizen Jengkel
Pemerintah India menyebut pendaratan Chandrayaan-3 berhasil di mana kendaraan penjelajah roda enamnya akan bertugas selama 14 hari di Bulan.
Wahana antariksa ini memikul tiga tujuan besar, yakni mendarat dengan aman dan mulus di permukaan Bulan, menurunkan kendaraan penjelajah di Bulan, dan melakukan eksperimen ilmiah langsung di sana.
Sejauh ini, hanya ada tiga negara, yakni Amerika Serikat, Rusia dan China, yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa dengan mulus di Bulan.
Jika berhasil, India akan menjadi negara pertama yang mendarat di kutub selatan Bulan yang jarang dijelajahi.
Misi ini bukan yang pertama bagi India. Misi Chandrayaan-2 sebelumnya menurunkan orbiter pada 2019 namun pendaratannya dan kendaraan jelajahnya hancur karena tabrakan.
Misi bulan Chandrayaan pertama dilakukan India pada 2008.
Misi Chandrayaan-3 menarik perhatian kolaborasi internasional yang lebih luas bagi India, kata Menteri Dalam Negeri Jitendra Singh pada Selasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Belum Kantongi Izin Polisi, Duel Persija vs Persib Bisa Batal Digelar di SUGBK
-
Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea
-
BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya
-
18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar
-
Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
-
Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400
-
Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri
-
Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi