Pemilu 2024 akan segera tiba dan banyak para artis menyiapkan diri turut serta dalam pesta demokrasi.
Para calon wakil rakyat kini juga sudah mencuri start untuk mencari pendukung.
Selebritis yang notabene sudah punya nama pun tak mau ketinggalan untuk beradu nasib di panggung politik.
Artis-artis yang sebelumnya telah terpilih sebagai anggota dewan pada pemilu sebelumnya, kini bahkan kembali maju pada Pemilu 2024.
Sebut saja Krisdayanti, Rano Karno, Nurul Arifin, Mulan Jemeela, Primus Yustisio, Eko Patrio, Desy Ratnasari, Farhan, hingga Dede Yusuf.
Sejumlah wajah baru juga turut hadir dalam pesta politik 2024 dari kalangan selebriti.
Sebut saja Nissa Ahmad, Faisal Harris, H Faisal, Fadel Islami hingga Jeje Govinda.
Banyaknya artis yang turut serta di kancah politik ini pun jadi sorotan. Gaji dan tunjangan jika menjadi wakil rakyat pun membuat penasaran.
Hal ini pun dijawab Krisdayanti saat hadir menjadi bintang tamu dalam podcast Krisdayanti bersama Akbar Faizal.
Baca Juga: Dewi Perssik Meradang Gara-gara Nikita Mirzani Komentari Gaji Pilot, Sebut Soal PSK
Menurut Krisdayanti gaji sebagai anggota DPR banyak potongannya.
Hingga terkuaklah jika Krisdayanti menerima sebanyak dua kali, yakni gaji pokok dan tunjangan-tunjangan yang melekat.
"Setiap tanggal 1 Rp16 juta ya. Tanggal 5 Rp59 juta kalau nggak salah," ungkap diva yang akrab disapa KD tersebut.
"Jadi 16 juta itu gaji pokok, 59 juta itu adalah tunjangan-tunjangan, komunikasi segala macem?" tanya Akbar.
"Iya, iya," jawab KD
"Terus yang lainnya? Yang lengkap dong," cecar Akbar.
Krisdayanti pun mengungkap semua penghasilan yang diterimanya.
Diantaranya dana aspirasi.
"Dana aspirasi itu memang wajib. Dana aspirasi kita itu setiap reses Rp450 juta. Itu 5 kali dalam setahun," terang KD.
Dana itu digunakan untuk menyerap aspirasi dari daerah pilihan asal mereka.
KD pun mengaku berupaya untuk memanfaatkan semua fasilitas yang ada dengan semaksimal mungkin.
Namun ternyata uang yang diterima KD belum berakhir.
Sebab setelah itu masih ada uang lain yang diterima, yaitu dana kunjungan dapil, yang besarannya tidak kalah banyak.
"Saiki Rp140 juta. (diberikan) 8 kali dalam setahun," tandas KD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Imsak Semarang Hari ini 23 Februari 2026
-
Waktu Imsak Jakarta 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Rutan Polres Way Kanan Kebobolan, 8 Tahanan Kabur, Ini 7 Faktanya
-
7 Fakta Kasat Narkoba Ditangkap, Diduga Terima Setoran Rp13 Juta dari Bandar Narkoba
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Video Viral Hina Nabi Muhammad SAW Berujung Penahanan, Ini 7 Faktanya
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam