Nama Denny Sumargo belakangan ini menjadi perbincangan hangat usai masa lalunya, DJ Verny Hasan kembali mengungkit soal tes DNA.
DJ Venry menantang pria yang akrab disapa Densu ini untuk melakukan tes DNA yang kedua kalinya.
Menanggapi tantangan DJ Verny, Densu sontak murka. Ia tak habis pikir dengan DJ Verny yang kembali mengungkit kejadian tersebut. Padahal kasus ini sudah selesai sejak 4 tahun yang lalu.
Densu sendiri kini telah melaporkan DJ Verny ke polisi buntut tantangan tes DNA ulang.
Jika tes DNA kedua ini hasilnya sama, maka Densu memastikan kalau DJ Verny Hasan bakal masuk penjara.
Senada dengan Densu, pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea turut bersuara. Hotman mengatakan bahwa apabila hubungan DJ Verny dengan Densu kala itu dilakukan atas dasar suka sama suka, maka secara hukum pidana Densu tidak bisa dipaksa untuk melakukan tes DNA.
“Kalau aspek percintaan menghasilkan bayi, kalau mau sama mau, dan kemudian melahirkan anak, kalau ada laki tidak mau mengakui, secara pidana si cowok tidak bisa dipaksa untuk tes DNA,” Urai Hotman.
Selain itu, Hotman juga menyebutkan jika secara perdata tidak ada prosedur hukum untuk menuntut Denny Sumargo.
“Secara perdata juga tidak ada prosedur hukumnya, karena perdata itu tidak bisa memaksa fisik,” tambahnya.
Baca Juga: Luna Maya dan Maxime Bouttier: Kisah Cinta Beda Generasi yang Menyentuh
Seperti diketahui, DJ Verny dan Denny Sumargo pernah membuat geger publik lantaran Verny mengaku dihamili pada tahun 2013.
Namun, setelah 6 tahun berselang, akhirnya terdapat titik terang dalam kasus tersebut. Pada tahun 2019, beredar foto surat DNA yang mengungkapkan fakta bahwa Denny bukanlah ayah kandung dari putri Verny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati