Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah dengan banyak keanekaragaman budayanya. Salah satunya adalah kesenian Tari Topeng Kemindu.
Rupanya, tarian ini menjadi tarian sakral yang berasal dari Kutai Kartanegara.
Di masa lampau, tarian ini menjadi tarian yang biasa dipentaskan dalam perhelatan besar Kesultanan.
Contoh acaranya adalah penobatan Raja atau Sultan, Kaseh Selamat Sultan, Perkawinan Adat Kesultanan Kutai, Upacara Adat Erau, dan Penganugerahan Gelar Bangsawan Keraton.
Tarian ini menjadi sakral karena dahulu hanya boleh dibawakan dari kalangan bangsawan kerajaan.
Tetapi seiring berjalannya waktu, tarian ini boleh dipentaskan oleh masyarakat biasa di luar Keraton.
Adapun tujuannya agar adat istiadat kesenian dan budaya dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura tetap lestari.
Rupanya, tarian ini merupakan tarian suci yang bersifat sakral dan tidak ada tari yang sama di daerah lain.
Tarian ini dibawakan oleh wanita yang menggunakan topeng lalu bercerita tentang putri yang sedang bermain-main di taman lalu beristirahat di Kedaton.
Baca Juga: Choi In Cheol Jadi Pelatih Timnas Senior, Warganet: Gak Masalah
Dahulu, Tari Topeng Kemindu yang disajikan di Kedaton Kutai Kartanegara pada hari pertama merupakan kepentingan yang lebih kepada pelayanan terhadap penonton dari luar.
Contohnya seperti tamu kesultanan dimana kehadiran tari Topeng Kemindu sebagai tari penyambutan dan penghormatan kepada seluruh penonton yang hadir.
Adapun yang ikut terlibat dalam tari topeng Kemindu baik penari maupun penabuhnya merupakan orang terpilih yakni merupakan keturunan langsung dari Sultan Kutai Kartanegara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Novel Insiden Berdarah: Saat Misteri Menyeret Isu Sosial ke Permukaan
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Anime Super Psychic Policeman Chojo Ungkap Karakter Utama, Tayang Oktober
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Baru! Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW