Bahasa yang dikuasai: Inggris, Melayu, dan Indonesia
2. Profil Marjam Abdurahman
Marjam Vd Hoeven atau lebih dikenal dengan nama Marjam Abdurahman adalah perempuan berdarah Belanda.
Ia telah lama menetap di Malaysia bersama dengan keluarganya. Bahkan Putrinya, Aldila Jelita juga dilahirkan di Negeri Jiran, Malaysia.
Marjam yang berwajah bule merupakan seorang muslim, ia juga memakai hijab jenis turban dalam kesehariannya untuk menutup kepala dan rambutnya.
Sebagai seorang muslim, Marjam dan suaminya Achmad Bafagih membesarkan anak-anak mereka sebagai penganut agama Islam.
Sebagai perempuan berdarah Belanda, Marjam menguasai bahasa Inggris dengan baik. Dalam kesehariannya, Marjam berbicara dengan bahasa Inggris, Melayu, dan Indonesia.
3. Ikut tinggal bersama Aldila Jelita
Setelah Aldila Jelita menikah dengan Indra Bekti dan pindah ke Indonesia, Marjam Abdurahman sempat ikut tinggal dengan mereka.
Baca Juga: Ustad Derry Sulaeman Singgung Ibunda Aldila Jelita yang Koar-koar di Media
Marjam turut membantu Dila mengurus rumah dan mengasuh dua cucu perempuannya.
Selama tinggal bersama keluarga Indra Bekti, Marjam kerap diajak jalan-jalan, liburan, hingga makan bersama di restoran. Sayangnya saat ini hubungan Marjam dan Indra bekti merenggang.
Tak hanya renggang, Marjam mengaku jika dirinya membenci Indra Bekti dan tidak bisa memaafkan kesalahan Bekti di masa lalu.
4. Pernyataan Mengejutkan Marjam Abdurahman
Marjam Abdurahman tidak ingin Aldila Jelita rujuk dengan Indra Bekti. Bahkan karena syok dan marah, Marjam sampai melontarkan pernyataan mengejutkan tentang Indra Bekti.
Mulai dari menuding Bekti mengguna-guna Aldila Jelita hingga mengungkit kesalahan pada tahun 2016 silam. Bahkan Marjam sampai menyebut Indra Bekti sebagai penjahat kelamin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026