Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan menjadi salah satu kota dengan banyak kampung wisatanya yang semakin berkembang.
Salah satu kampung wisata baru di Banjarmasin adalah Kampung Ketupat yang berada di Kelurahan Sungai Baru, Banjarmasin Tengah.
Wisata Kampung Ketupat merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Banjarmasin dengan investor dalam rangka pemanfaatan aset pemda agar dapat dikelola dengan lebih optimal.
Kampung Ketupat merupakan salah satu kampung tematik di Kelurahan Sungai Baru yang bergerak dalam bidang produksi ketupat.
Kegiatan produksi ketupat di Kampung Ketupat dilakukan setiap hari tidak hanya pada saat menjelang hari raya idul fitri maupun idul adha.
Kawasan wisata kampung Ketupat bisa menjadi pilihan alternatif baru bagi wisatawan yang ingin melihat lebih dekat aktvitas warga setempat.
Dalam kampung wisata ketupat, terdapat galeri lukisan, atraksi budaya, penampilan musik kolaborasi, workshop musik, teater tari tradisi, serta ragam penampilan seni lainnya.
Ada juga pertunjukkan Baayun Maulid dan permainan tradisional Gasing yang dilakukan di kampung tersebut.
Sementara, Kampung Ketupat di Banjarmasin juga menyediakan kapal wisata yang bisa menyusuri sungai.
Baca Juga: Main Tenis Pakai Busana Tertutup, Inara Rusli Disebut Keren: Anti Gagal
Selain itu, ada beragam kerajinan tangan dari kampung ini yang bisa dijadikan oleh-oleh pengunjung.
Di antaranya ada pouch khas kampung ketupat, souvenir kaos dan topi khas kampung ketupat, hingga pembuatan syal sasirangan.
Sementara, tarif tiket bagi wisatawan yang ingin memasuki area Kampung Ketupat dihargai 10-20 ribu rupiah per orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan