Pundut nasi merupakan salah satu makanan khas atau makanan tradisional yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Nama pundut sendiri berasal dari bahasa Banjar yang artinya adalah 'bungkus', hal ini karena makanan ini dibungkus menggunakan daun pisang.
Biasnya, makanan ini dapat dijumpai di pasar tradisional ataupun warung makan di pinggir jalan.
Makanan pundut nasi ini dibuat dari bahan dasar beras yang dikukus menggunakan daun pisang.
Kemudian, pundut nasi dimakan dengan sambal merah dalam keadaaan hangat dan menjadi makanan pengganjal saat lapar.
Berikut cara membuat pundut nasi khas Banjar:
Bahan-bahan
300 gram beras, rendam 1 jam, tiriskan
garam secukupnya
600 ml santan kental
600 ml santan encer dari 2 butir kelapa
daun pisang sebagai pembungkus yang dilayukan
Sambal
Baca Juga: 10 Tempat Clubbing di Bali Selatan Beserta Alamatnya
2 sdm minyak untuk menumis
5 buah cabe rawit
5 buah cabe merah
50 gram kacang tanah yang digoreng dan dihaluskan
garam secukupnya
Cara membuat
1. Campur beras dan garam kemudian aduk rata
2. Siapkan dua lembar daun pisang, bagian bawah lebih besar dari bagian atas
3. Masukkan 2 sdm beras, 3 sdm santan kental, dan 2 sdm santan cair, lipat kedua sisi tengahnya, sematkan dengan lidi
4. Membuat sambal: panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, aduk hingga rata. Tuangi air dan tambahkan garam, biarkan beberapa saat, angkat dan sajikan
5. Kukus bahan dari daun pisang selama 2 jam hingga matang lalu angkat dan dinginkan dan siap disantap dengan sambal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Debut Impresif di Piala Dunia 2026, Luis Diaz: Saya Mewujudkan Mimpi Masa Kecil
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan