Nama Kevin Diks dan Emil Audero menarik perhatian publik di Indonesia. Keduanya saat ini menjadi perbincangan karena disebut ada kemauan untuk membela Timnas Indonesia.
Untuk diketahui, Kevin Diks saat ini membela tim Kopenhagen. Sedangkan Emil Audero, berada di Inter Milan.
Keduanya, sama-sama bertemu di Champions League pekan ini. Kevin bermain penuh 90 menit, sedangkan Emil harus duduk di bangku cadangan.
Kabar tersebut beredar di media sosial (Medsos) Instagram. Salah satu akun yang mengunggah adalah @liga1talk.
Admin membuat kolase foto kedua pemain. Lalu, memberikan keterangan.
"Dua pemain keturunan Indonesia di Champions League pekan ini. Kevin Diks bermain penuh 90 menit sebagai bek tengah Copenhagen saat melawan Galatasaray, sementara Emil Audero hanya duduk di bangku cadangan saat Inter Milan menahan imbang Real Sociedad. Keduanya adalah pemain keturunan Grade A yang ada di Eropa saat ini.," jelasnya, disadur Minggu (24/09/2023).
Warganet yang melihat unggahan tersebut lantas ramai memberikan komentar. Salah satu dari mereka meminta kedua pemain tersebut bisa kembali ke Indonesia.
Warganet itu adalah @pianhadi2. Akun itu diduga meminta kedua pemain tersebut kembali karena mereka keturuan Grade A yang ada di Eropa saat ini.
"Ambil jadikan pemain sepak bola berkewarganegaraan Indonesia sekarang dan jgn lama2," ucapnya.
Baca Juga: Panglima TNI: Prajurit Pelaku Pelecehan Seksual Akan Diproses Hukum
Tanggapan warganet lain
Warganet lain yang melihat komentar akun @pianhadi2 juga ikut memberikan tanggapan. Mereka menyebut kalau kedua pemain itu tidak sungguh-sungguh ingin kembali ke Indonesia.
"masalah nya pemain nya gak mau bambang," sebut @asep_*****.
"gk usah. Bek dan kiper udh byk. Cri pemain keturunan yg bnr² mau aja dgn niat sendrinya," kata @dank_*****
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel