Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Senin (25/9) mengumumkan bahwa pengiriman pertama tank-tank Abrams, seperti yang dijanjikan Amerika Serikat, sudah sampai di Ukraina.
Dalam pernyataan melalui Telegram, Zelenskyy mengatakan bahwa "Ada kabar baik dari Menteri (Pertahanan) (Rustam) Umerov. (Tank-tank) Abrams sudah tiba di Ukraina, kita sedang memperkuat brigade-brigade kita."
Zelenskyy menyatakan terima kasih kepada negara-negara sekutu Ukraina karena memenuhi janji mereka.
Kiev, katanya, sedang berusaha membuat kontrak-kontrak baru untuk meningkatkan pasokan.
Sang presiden Ukraina juga mengatakan bahwa dirinya menerima laporan dari beberapa menteri, di antaranya soal penanganan dampak serangan di Kota Odesa dan daerah-daerah permukiman lainnya.
"Bantuan bagi para korban. Melindungi Odesa merupakan prioritas di semua negosiasi yang saya lakukan menyangkut pertahanan udara," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa persiapan menghadapi musim dingin sedang dilakukan, terutama menyangkut pelindungan infrastruktur utama, tempat-tempat penampungan, serta "pusat-pusat pengungsian."
Pada 21 September dalam pertemuan dengan Zelenskyy, Presiden AS Joe Biden mengumumkan rencana bahwa AS akan mengirimkan tank-tank Abrams ke Ukraina.
Baca Juga: Rusia Serahkan 84 Jenazah Tentara Ukraina
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana