Gence haruan atau gence ruan merupakan salah satu makanan tradisional khas Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Makanan ini merupakan makanan rica-rica ikan haruan atau ikan gabus.
Sementara, nama makanan gence ruan ini tersusun dari dua kata, 'gence' berarti sambal goreng khas Kalimantan Timur dan 'ruan' berarti ikan haruan atau ikan gabus.
Masakan ini memiliki cita rasa yang sedikit pedas, asam, dan manis yang sedap jika disantap menggunakan nasi putih dan olahan tumis sayur pakis.
Lantas bagaimana cara membuat gence haruan atau gence ikan gabus ini? Berikut penjelasannya:
Bahan-bahan
500 gram ikan haruan/gabus ukuran sedang
8 siung bawang merah
10 biji cabe rawit
10 biji cabe keriting
Jeruk nipis secukupnya
Terasi secukupnya
Garam secukupnya
Gula secukupnya
1 buah tomat
2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
Cara membuat
1. Haluskan semua bumbu kecuali bawang merah
Baca Juga: Luna Maya Jadi Pembaca Nominasi dengan Arya Saloka, Netizen Nyinyir: Seperti Jalan Sama Supirnya
2. Belah ikan gabus utuh, bersihkan insang dan isi perutnya dan sisiknya jangan dibuang.
3. Lumuri ikan gabus dengan perasan jeruk nipis, kemudian balur dengan bumbu yang sudah dihaluskan.
4. Bakar ikan di atas bara api, usahakan agar tidak hangus.
5. Rajang kasar bawang merah, kemudian tumis dengan sedikit minyak sampai harum.
6. Campurkan bumbu halus untuk ditumis bersama rajangan bawang merah dan masukkan rajangan tomat ke tumisan.
7. Siramkan sambal ke atas ikan bakar dan sajikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda