Hugo Samir dihujat warganet setelah Timnas Indonesia U-24 kalah melawan Uzbekitan di Stadion Shangcheng Sports Centre, Kamis (28/09/2023) kemarin.
Untuk diketahui, pemain Borneo FC ini mulanya dipanggil Indra Sjafri buat membela Timnas Indonesia di ajang Asian Games. Hujatan warganet ini gara-gara kartu merah yang didapat Hugo Samir yang jadi merugikan tim.
Lantas, ia membuat Instagram Story. Pemain yang lahir 25 Januari 2005 itu membahas soal rasis dan diduga hujatan ke orang tuanya.
"Bagi yg mau menghujat atau mau rasis ke saya aja jangan ke orang tua saya," sebutnya, dikutip Jumat (29/09/2023).
Ia menyatakan, apa yang ia lakukan merupakan ulahnya. Ia tak ingin orang tuanya terlibat.
Ia diduga meminta publik menghentikan hujatannya kepada orang tuanya. Serta ingin menghentikan hujatan tersebut.
"Karena ini ulah saya, bukan orang tua saya," sebutnya, dikutip Jumat (29/09/2023).
Instagram story Hugo Samir itu viral di media sosial (Medsos) Instagram. Salah satu akun yang mengunggah adalah @timnasbolaindonesia.
Admin itu membuat postingan dengan menuliskan narasi. Ia meminta netizen untuk menghentikan hujatannya.
Baca Juga: Mau Fokus Piala Dunia U-20, Indra Sjafri Disebut Pelatih Minim Taktik
"Tolong dong netijen, stop hujatan kalian.. Beri semangat ke Hugo, jangan dihujat ," pintanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana