Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah milik Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Penggeledahan dilakukan di dua titik, yakni Kompleks Bumi Permata Hijau (BPH) di jalan Sultan Alauddin dan Jalan Pelita Raya, Kota Makassar.
Mengutip Suara.com, KPK melakukan penggeledahan sekitar lima jam lamanya. Penyidik terlihat keluar rumah di kompleks BPH dengan membawa koper berisi berkas diduga barang bukti.
Sementara, di rumah SYL di jalan Pelita, penyidik juga menyita satu unit mobil Audi dan membawa satu koper berwarna hijau army.
Ketua RW 06, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, Arsad membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku diminta oleh petugas KPK untuk menyaksikan penggeledahan tersebut.
Selain petugas KPK, ada juga beberapa anggota polisi yang berjaga, lengkap dengan senjata.
"Mereka datang dari jam 11.00 Wita. Ada sekitar lima penyidik KPK. Saya menyaksikan penggeledahannya," kata Arsad.
Arsad mengaku tak mengetahui apa saja isi koper yang dibawa KPK. Namun ada banyak berkas yang dimasukkan ke dalam koper.
"Isinya saya tidak tahu semua apa-apa," ungkapnya.
Penyidik KPK yang dimintai keterangan pun enggan berkomentar. Mereka langsung naik ke atas mobil dan pergi.
Baca Juga: Ameena Jatuh hingga Hidungnya Berdarah, Aurel Panik: Langsung Mau Gila
Belum diketahui pasti apakah penggeledahan ini berkaitan dengan penggeledahan yang dilakukan KPK di rumah dinas milik SYL dan kantor Kementerian Pertanian pada Kamis , 28 September 2023 lalu.
KPK hingga kini belum memberi pernyataan resmi soal penggeledahan di rumah pribadi milik SYL di Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib