Gunung Lumut menjadi salah satu gunung yang indah dan menjadi salah satu destinasi wisata di Kalimantan Timur.
Gunung ini terletak di Kabupaten Paser dengan ketinggian 1.236 meter dan berada di kawasan Hutan Lindung bernama Lampoeng.
Gunung Lumut merupakan sumber air untuk tiga sungai di daerah sekitarnya yakni Sungai Montallat, Teweh, dan Ayoh.
Dikutip dari laman Kemendikbud, Ketua Majelis Hindu Kaharingan Kabupaten Barito Utara, Ardianto menjelaskan terkait sejarah dari Gunung Lumut ini.
Menurut Ardianto, selain sebagai hutan lindung, Gunung Lumut juga terkenal sebagai hutan yang sakral.
Kesakralan Gunung Lumut ini karena menjadi tempat bersemayam roh leluhur atau para arwah umat Kaharingan.
Cerita mitos dari Suku Dayak Kaharingan yang menganggap bahwa kawasan Gunung Lumut adalah wilayah yang dikeramatkan.
Konon kabarnya, di puncak gunung terdapat perkampungan abadi, yang ditempati oleh orang-orang yang sudah meninggal atau para roh leluhur.
Masyarakat setempat juga menginginkan Gunung Lumut dijadikan sebagai taman nasional di Indonesia.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Jenazah Mirna Tak Diautopsi, Tapi Jessica Wongso Bisa Divonis 20 Tahun Penjara
Kawasan Gunung Lumut ini memiliki luas 8.000 hektar memiliki berbagai macam flora dan fauna di dalamnya.
Jadi, Gunung Lumut ini seperti jantungnya Pulau Kalimantan karena lokasinya berada di tengah-tengah Pulau Kalimantan.
Meski memiliki pemandangan yang indah dan masih asri, sayangnya gunung ini memiliki medan yang cukup sulit untk mencapai puncak gunung.
Kendati demikian, bagi pengunjung yang suka berpetualang, Gunung Lumut bisa menjadi destinasi wisata yang harus kamu taklukkan.
Tempat wisata ini secara administratif masuk di dalam wilayah Kecamatan Gunung Purei.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir
-
Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet
-
Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah, AHY: Laki-laki dan Wanita Tak Boleh Jadi Korban
-
Muncul Spekulasi Liar, Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Kehadirannya di Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Minim Kasus Mogok, Berkendara Lebih Tenang dan Aman
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?