Karir Wiljan Pluim bersama PSM Makassar selesai. Pemain asal Belanda yang akrab disapa Tetta itu dipecat pada Minggu, 8 Oktober 2023.
Sebagai ucapan terima kasih, manajemen PSM akan menggelar pesta perpisahan. Wiljan Pluim disebut bakal berpamitan dengan semua tim dan suporter saat PSM melakoni laga kandang di liga 1.
"Tetap digelar (farewell party). Rencananya di salah satu pertandingan (kandang) liga 1," ujar Media Officer PSM Sulaiman Karim, Senin, 9 Oktober 2023.
Manajemen PSM mengaku keputusan mengakhiri kontrak Wiljan Pluim sudah melalui diskusi panjang. Kedua pihak lalu sepakat untuk mengakhiri kerjasama yang telah terjalin tujuh tahun lamanya.
"Atas nama keluarga besar, PSM Makassar mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pluim untuk segala kontribusi, kesetiaan dan kebersamaan selama tujuh tahun dua bulan," ungkapnya.
Wiljan Pluim tercatat sudah tujuh tahun bermain untuk Tim Juku Eja. Ia pertama kali turun lapangan pada bulan Agustus 2016 lalu dan melewati banyak momen pasang surut bersama tim Ayam Jantan Dari Timur.
Wiljan Pluim diketahui menjadi pemain asing paling lama yang membela satu klub di Liga Indonesia hingga saat ini. Namun, sang kapten harus menyudahi karirnya lebih cepat sebelum kontraknya berakhir.
"Momen suka duka sang kapten akan selalu terkenang dan tak tergantikan".
Belum diketahui pasti kemana Wiljan Pluim berlabuh. Apakah masih bermain bola ataukah harus pensiun dini.
Baca Juga: 2 Jam Audiensi dengan Pemkot Bekasi Soal Kontrak, Ratusan TKK Pulang dengan Kondisi Seperti Ini
Namun, ia sempat mengutarakan keinginannya untuk kembali ke Belanda bersama keluarganya setelah "dibuang" PSM. Wiljan Pluim mengaku mungkin saja tertarik untuk menjadi pelatih yang profesional.
"Tapi nanti kita lihat kedepannya," kata Wiljan Pluim saat diwawancara setelah mendapat penghargaan pemain terbaik di Liga 1 beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa