Kalimantan Barat memiliki banyak budaya dari berbagai suku di Indonesia yang masih terus dilestarikan.
Salah satunya adalah rumah adat atau rumah betang (besar) yang masih terus dilestarikan oleh sebagian suku Dayak di Kalimantan.
Salah satu rumah adat yang masih dihuni oleh masyarakat suku Dayak adalah rumah betang Ensaid Panjang yang dibangun pada 1986-an.
Rumah ini terletak di Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Di rumah ini, para penghuninya masih mempertahankan tradisi untuk tinggal di rumah tersebut.
Dikutip dari laman Kemenparekraf, rumah betang ini dihuni oleh sekitar 136 warga dari 33 kepala keluarga dengan 29 bilik.
Oleh karena itu, keberadaan rumah betang ini masih menjadi hal menarik untuk dikunjungi saat bepergian ke Kalimantan Barat.
Rumah Betang ini berdiri kokoh dengan corak yang menampilkan nuansa yang selaras dengan alam.
Rumah Betang ini berlatar belakang Gunung Rentap dan hampir semua bahan bangunannya berasal dari alam.
Baca Juga: Pratama Arhan Segera Jadi Ayah? Azizah Salsha Mendadak Dipanggil Bumil oleh Manajer
Oleh karena itu, kesederhanaan di Rumah Betang ini membuat ratusan wisatawan berkunjung setiap tahunnya.
Dirumah Betang ini kita juga dapat melihat proses pembuatan kain tenun khas Dayak.
Kain Tenun ini dibuat oleh kaum perempuan didaerah tersebut menggunakan alat-alat tenun tradisional dan menggunakan pewarna kain dari bahan-bahan alami.
Rumah adat betang panjang ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin memburu kain tenun ikat khas Sintang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Review Door Lock: Film Thriller yang Bikin Takut Tinggal Sendiri
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN