Manajemen PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM) yang mengelola klub PSM Makassar membantah memecat pemain bernomor punggung 80 asal Belanda Wiljan Pluim dengan alasan tidak diperlukan lagi oleh manajemen.
"Pluim sudah bukan pemain PSM Makassar lagi, dia sudah diperkenalkan Borneo FC. Tidak ada masalah, tapi ada situasi dimana akhirnya PSM Makassar dan Wiljan Pluim itu sepakat mengakhiri kerja sama," kata Media Officer (MO) PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim kepada wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 10 Oktober 2023.
Ia pun menampik tidak ada persoalan antara Pluim dengan pihak manajemen bahwa selama ini yang bersangkutan bermain di klub PSM Makassar sangat baik bahkan mengantarkannya juara Liga BRI musim 2022-2023 lalu serta meraih Juara Piala Presiden pada 2019.
"Kita sama-sama mengakhiri kerja sama, keputusan ini memang diambil kedua belah pihak, sepakat mengambil keputusan ini. Dan meskipun berat, tapi itu jalan yang harus diambil," kata pria disapa akrab Sule ini
Disinggung soal pernyataan dari Founder Bosowa Group Aksa Mahmud yang menyebut Pluim sudah tidak layak di PSM dengan alasan sudah tua dan tidak mampu berlari dan hingga akhirnya dipecat, Sule pun meluruskan bahwa tidak ada kata pecat.
"Sebenarnya kata pecat itu nggak cocoklah, karena beliau tidak bilang pecat, tapi beliau akan mengganti Wiljan Pluim dengan pemain yang lain. Ini karena kemauan PSM Makassar dan kemauan pak Aksa tentu akan diganti dengan pemain yang lebih baik. Cuman agak berlebihan kalau dikatakan pecat," katanya mengklarifikasi.
Mengenai dengan pergantian Pluim di PSM Makassar karena sudah pindah ke Borneo FC, ujarnya, sejauh ini belum ada. Namun demikian, mudah-mudahan di putaran kedua ketika transfer sudah dibuka pemain yang dimaksud sudah bisa memperkuat PSM Makassar.
Berkaitan dengan respons adanya aksi demonstrasi para suporter atas kekalahan PSM Makassar lima kali secara beruntun di BRI Liga I musim 2023/2024, kata Sule, tentu akan ada evaluasi dari pelatih bagaimana strategi pada pertandingan berikutnya.
"Kita akui lima kekalahan ini, tapi ini hal yang anomali di luar kebiasaan PSM apalagi kita juara bertahan. Tetapi Insya Allah, kita akan evaluasi mudah-mudahan melawan Arema FC di tanggal 20 nanti akan menjadi momentum kita untuk bangkit," katanya.
Baca Juga: Anaknya Bikin Dini Sera Tewas, Edward Tannur: Harus Diusut Tuntas Biar Korban Puas
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!