Kejanggalan-kejanggalan kasus kematian Mirna Salihin mendadak terungkap satu per satu belakangan ini.
Semua pihak yang berkaitan saling mengungkapkan pendapat yang mereka Yakini sebagai sebuah fakta dan bukti dari kasus kematian Mirna Salihin ini.
Usai pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan yakin dan gembor-gembor jika bukan kliennya pelaku sebenarnya dari pembunuhan ini, kini dibungkam langsung oleh seorang Deddy Corbuzier.
Bukan sembarang membungkam, Deddy berani mengungkapkan fakta bahwa Jessica adalah pelaku aslinya dengan membawa sejumlah bukti.
Ia mengaku jika data-data yang telah ia temukan itu bisa mengungkap sisi lain dari seorang Jessica Wongso.
“Saya punya data-data yang mungkin masyarakat tidak punya tentang Jessica Wongso,” aku Deddy.
Tak sendirian, Deddy Corbuzier juga mendatangkan narasumber saksi ahli dalam persidangan kasus kopi Sianida Mirna Salihin, Prof Eddy.
Perbincangan keduanya mengungkap fakta baru soal Jessica Wongso yang kini banyak didukung masyarakat Indonesia untuk bebas.
Prof Eddy dengan sangat yakin mengatakan jika Jessica Wongso adalah pelaku yang sebenar-benarnya dalam kasus kematian Mirna Salihin ini.
Baca Juga: Bunda Corla Operasi Plastik Rp 1,5 Miliar, Malah Dibilang Kayak Cowok
“Menurut professor, apakah Jessica Wongso itu adalah pembunuhnya?,” tanya Deddy.
“Iya,” sahut Prof Eddy.
Prof Eddy sontak menjelaskan bahwa Jessica Wongso sebelum melebur dikasus Kopi Sianida Mirna Salihin ini sudah memiliki catatan kepolisian di tempat tinggalnya dulu, Australia.
“Dia inikan punya catatan kepolisian sampai 14 kasus di Australia,” ungkap Prof Eddy.
Tak hanya itu, Prof Eddy juga mengungkap kejanggalan soal apa yang dilakukan Jessica sebelum kasus ini muncul.
Ia mengatakan jika dilihat dari barang bukti laptop milik Jessica yang disita, ditemukan link-link tentang sianida.
“Berdasarkan digital forensiknya dari laptop Jessica yang disita, jadi dia mensearch bagaimana tentang racun sianida itu,” ungkap Prof Eddy.
Prof Eddy juga mengungkap soal Jessica yang ternyata sempat melihat Film Kisah pembunuhan menggunakan sianida berjudul ‘The Hateful Eight’.
“Dokter Nathalie juga menemukan di dalam digital forensik itu bahwa pada tahun 2015, dia menonton film The Hateful Eight,”
“Film itu menceritakan seorang koboi membunuh 7 temannya itu dengan menggunakan sianida yang memang Ia masukkan ke dalam kopi,” sambungnya.
Prof Eddy mengungkap jika semuanya selama ini seolah tersusun rapi lantaran Jessica dengan hebat menutupinya dan enggan mengakui kesalahannya.
“Dia memang luar biasa, dia bisa menyembunyikan itu dengan tenang,” ujar Prof Eddy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut