Terpidana kasus kopi sianida Mirna Salihin, Jessica Wongso telah menjalani hukumannya selama 7 tahun.
Pengacara Jessica, Otto Hasibuan sempat mengatakan jika ia sangat prihatin dengan kliennya lantaran ditaruh di sel tikus.
Otto menjelaskan jika keadaan Jessica semakin memburuk lantaran sel tersebut sempit. Untuk diketahui sel yang disebut sel tikus oleh Otto itu dipakai menghukum narapidana membahayakan.
Baru-baru ini Deddy Corbuzier mengungkap fakta baru soal sel tikus yang sering disebut oleh Otto Hasibuan.
Deddy mengatakan jika sel yang disebut-sebut oleh Otto bukanlah sel tikus. Ia bahkan berani mengatakan hal tersebut lantaran memiliki bukti berupa video.
“Itu bukan sel tikus, karena setau saya sel tikus itu bener-bener cuman kecil sekali, bukan seperti yang saya lihat ini,” aku Deddy.
Saksi ahli dalam persidangan kasus kopi Sianida Mirna Salihin, Prof Eddy yang saat itu sedang berbincang dengan Deddy mengatakan jika Jessica enggan dipindahkan dari sel yang disebutnya menyiksa tersebut.
“Jadi ketika akan dipindahkan ditawarkan dia tidak mau,” ujar Prof Eddy.
“Dia bilang disitu dia lebih tenang, dia bisa melakukan meditasi, dan lain sebagainya,” sambungnya.
Baca Juga: Asal Usul Nama Kapuas, Sungai Terpanjang di Indonesia yang Ada di Kalimantan
Deddy kemudian blak blakan mengatakan jika orang normal pasti sudah auto gila ketika dimasukkan ke dalam sel tikus tersebut.
Namun ia mengaku heran lantaran Jessica tetap terlihat baik-baik saja, meski mendekam di sel tikus.
“Sel tikus kalau orang normal harusnya seminggu udah gila,” ucap Deddy.
“Tapi dia keluar bisa normal dan sebagainya, lalu bisa membolak balikan kata-kata. Kalau memang benar Jessica Wongso pelakunya, Psikopat dia!,” sambungnya.
Di akhir video podcastnya bersama Prof Eddy, Deddy menunjukkan bukti video yang menunjukkan jika Jessica enggan dipindahkan ke sel yang lebih layak.
Ia lebih memilih tinggal di sel tikus sendirian dengan alasan bisa menenangkan dirinya. Jessica bahkan terlihat memohon pada petugas tahanan agar tidak dipindahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai