Pohon Ulin merupakan salah satu pohon yang amat dekat dengan masyarakat di Pulau Kalimantan.
Di Kalimantan Tengah, nama pohon ulin ini disebut kayu tabalien dengan nama latin atau ilmiahnya eusideroxylon zwageri.
Pohon ulin dikenal dengan julukan pohon besi atau kayu besi bukan tanpa sebab, adapun julukan ini didapat karena menjadi kayu terkuat dari habitat aslinya di Pulau Kalimantan.
Dikutip dari berbagai sumber, pohon atau kayu ulin ini juga disebut kayu besi karena tahan lama dalam penggunaannya dan tahan rayap.
Bahkan, karena terkenal kuatnya, kayu ulin ini biasa digunakan sebagai bahan baku utama membuat rumah.
Terlebih, rumah-rumah warga Kalimantan yang bermukim di daerah rawa dan perairan yang hampir semua bagian rumah ini dibuat dengan kayu ulin.
Saking kuatnya, kayu ulin ini juga dimanfaatkan sebagai bangunan kontruksi bangunan berat.
Contohnya seperti jembatan, tiang listrik, papan lantai, bantalan rel, pancang dermaga, saluran air, dan lambung kapal.
Tinggi dari pohon ulin ini bisa mencapai hingga 35-50 meter dengan panjang batangnya 5-20 meter dan berdiameter 60-80 cm.
Baca Juga: Asal Usul Nama Kapuas, Sungai Terpanjang di Indonesia yang Ada di Kalimantan
Bahkan, ada juga pohon ulin dengan diameter mencapai 120 cm, tetapi seiring berjalannya waktu semakin sulit didapatkan di hutan.
Kehebatan lainnya, kayu ulin juga tahan terhadap perubahan suhu, kelembaban dan pengaruh air laut.
Oleh karena itu, sifat kayu ini sangat berat dan khas, agak terpisah dari pepohonan lain dan dikelilingi jalur jalan melingkar dari kayu ulin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan