Hari Raya Nyepi di Bali rupanya menjadi budaya unik yang banyak dicari tau orang, baik itu turis lokal maupun mancanegara.
Mereka penasaran dengan makna dibalik perayaan ini, lantaran tidak dirayakan secara meriah seperti Hari Raya pada umumnya.
Nyepi memang dikenal dengan ‘Silent day’, hal ini berasal dari ‘Nyepi’ yang artinya senyap atau sunyi. Saat Nyepi, umat Hindu akan melakukan Catur Brata atau tidak melakukan aktivitas apapun.
Semua kegiatan yang biasanya dilakukan sehari-hari seperti, memasak, sekolah, bekerja akan ditinggalkan, dan diwajibkan beribadah demi menjalankan budaya yang telah diwariskan nenek moyang.
Mereka akan memohon kepada Tuhan untuk menyucikan Bhuana Alit dan Bhuana Agung atau alam manusia dengan alam semesta.
Mereka berharap bisa menjadi manusia yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya dan saling menghargai antar sesama.
Meskipun Hari Raya Nyepi ini hanya satu hari saja hitungannya, namun banyak sekali rangkaian upacara yang harus dilakukan sebelum Nyepi. Berikut prosesi yang harus dilakukan sebelum menyambut Hari Raya Nyepi:
1. Upacara Melasti
Prosesi pertama melakukan upacara Melasti. Biasanya Melasti dilakukan dua hari sebelum Hari Raya Nyepi. Saat prosesi ini, umat Hindu akan menuju Samudra atau mata air suci untuk membersihkan diri.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Brand Skincare Murah dan Aman, Cocok untuk Mahasiswa!
Pembersihan diri ini guna membuang energi negatif dalam dirinya. Selain itu mereka juga melakukan pemujaan dengan membawa makanan atau sesaji untuk para dewa yang menguasai alam.
2. Mecaru
Prosesi selanjutnya yaitu Tawur Kesanga atau Mecaru. Biasanya prosesi ini dilakukan satu hari jelang perayaan Nyepi. Tujuan dari Mecaru ini adalah untuk melenyapkan sifat manusia yang buruk.
Pada prosesi ini, seluruh umat Hindu mulai dari keluarga, banjar, desa, kecamatan, akan memberikan caru (sesajian) kepada para bhuta.
3. Pengerupukan
Setelah Mecaru, prosesi selanjutnya yaitu menyebarkan nasi tawur, mengobor-obori rumah dan pekarangan, menyemburi rumah dengan mesiu dan memukul benda-benda untuk menciptakan kegaduhan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Dear Pelajar, Berikut Tips 5 Persiapan Sekolah di Tahun Ajaran Baru
-
Trik LinkUMKM BRI Buat Usaha Anda Jadi "Bankable" dan Mudah Dapat Pinjaman
-
Usai Ketahuan Selingkuh, Eric Syafutra Siap Cium Kaki Shyalimar Malik
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Rekomendasi Mobil Listrik Stylish di Tengah Terkereknya Harga Minyak Dunia
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus