Pro dan kontra kasus kopi sianida Mirna masih terus berlangsung. Bukan hanya netizen, kini banyak pihak khususnya pengacara yang siap membela mati-matian Jessica Wongso.
Mereka yakin jika Jessica tak bersalah dan justru hanya dijadikan kambing hitam.
Disisi lain, para ahli yang pernah membuktikan fakta tentang kasus ini juga bersikeras mengatakan jika pelakunya memang Jessica.
Pro kontra ini seakan membuat banyak pihak ingin mengklarifikasi bagaimana kejadian sesungguhnya dan fakta apa yang benar-benar bisa dibuktikan dalam kasus ini.
Keganjalan demi keganjalan satu per satu kini mulai terungkap. Awalnya tersimpan rapi menjadi sebuah kenangan pahit untuk Jessica, kini kembali muncul di permukaan seolah mengungkap fakta yang sebenarnya.
Sebelumnya, pihak Cafe Olivier dan Barista mengatakan jika Standart Operating Procedure (SOP) untuk menyajikan minuman adalah kondisi sedotan tetap tersegel. Namun, yang menjadi keganjalan, posisi sedotan itu sudah berada digelas Mirna sebelum ia datang.
Hal ini tentu menjadi pertanyaan. Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan akhirnya ditodong soal sedotan tersebut.
Otto ditanya soal kronologi sedotan tersebut bisa berada di dalam gelas sebelum dibuka sendiri oleh Mirna. Namun dalam hal ini Otto justru kehabisan kata-kata dan mengaku tak tahu.
"Tidak ada cerita tentang itu," ungkap Otto dikutip dari kanal youtube Diskursus Net, Selasa (17/10/23).
Baca Juga: Teka-Teki Kekhawatiran Palestina Merdeka Jadi Tanda Kiamat, Bagaimana Sebenarnya?
Otto menegaskan jika selama menjadi tim kuasa hukum Jessica, ia tak pernah mendengarkan cerita dari Jessica langsung soal sedotan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pemprov Jabar Beri Subsidi Rp2,7 Juta Bagi Siswa yang Gagal Masuk Negeri
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M
-
Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Demam Piala Dunia 2026, Walikota Bandung Farhan Ancam Pecat ASN yang Nekat Judi Online
-
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor