/
Kamis, 19 Oktober 2023 | 16:45 WIB
Baju dari Suku Dayak di Kalimantan (Laman Kemendikbud)

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki banyak suku tersebar di Nusantara, termasuk di Kutai Kartanegara, Kaltim.

Secara garis besar, penduduk di Kutai Kartanegara ini memiliki dua kelompok suku besar yakni dari suku Melayu dan suku Dayak.

Dari kepercayaan masyarakat setempat, kelompok suku Melayu di daerah Kutai itu dihuni oleh 5 puak atau kelompok sosial manusia.

Pertama adalah puak Pantun yang tinggal di sekitar Muara Ancalong dan Muara Kaman, lalu kedua puak Punang yang tinggal di Muara Muntai dan Kota Bangun.

Ketiga ada puak Pahu yang tinggal di Muara Pahu, kemudian keempat ada puak Tulur Dijangkat yang tinggal di sekitar Barong Tongkok dan Melak, lalu kelima ada puak Melani yang mendiami daerah Kutai Lama dan Tenggarong.

Puak Pantun, Punang dan Melani tumbuh dan berkembang menjadi suku Kutai dengan bahasa yang sama dan hanya berbeda dialek.

Kemudian, datang lah secara bergelombang suku Banjar dan Bugis dan ikut mendiami daerah Kutai.

Selanjutnya, keturunan puak Tulur Dijangkat tumbuh dan berkembang menjadi suku Dayak dan berpencar meninggalkan tanah aslinya.

Mereka berpencar membentuk kelompok suku masing-masing yang kini dikenal sebagai suku Dayak Tunjung, Bahau, Benuaq, Modang, Penihing, Busang, Bukat, Ohong, dan Bentian.

Baca Juga: Desa Wisata Kampung Merasa, Ada Arung Jeram hingga Tebing Batu

Selain itu, ada juga suku lain seperti suku Dayak Kenyah, Punan, Basap, dan Kayan yang juga tumbuh di daerah Kutai.

Load More