Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki banyak suku tersebar di Nusantara, termasuk di Kutai Kartanegara, Kaltim.
Secara garis besar, penduduk di Kutai Kartanegara ini memiliki dua kelompok suku besar yakni dari suku Melayu dan suku Dayak.
Dari kepercayaan masyarakat setempat, kelompok suku Melayu di daerah Kutai itu dihuni oleh 5 puak atau kelompok sosial manusia.
Pertama adalah puak Pantun yang tinggal di sekitar Muara Ancalong dan Muara Kaman, lalu kedua puak Punang yang tinggal di Muara Muntai dan Kota Bangun.
Ketiga ada puak Pahu yang tinggal di Muara Pahu, kemudian keempat ada puak Tulur Dijangkat yang tinggal di sekitar Barong Tongkok dan Melak, lalu kelima ada puak Melani yang mendiami daerah Kutai Lama dan Tenggarong.
Puak Pantun, Punang dan Melani tumbuh dan berkembang menjadi suku Kutai dengan bahasa yang sama dan hanya berbeda dialek.
Kemudian, datang lah secara bergelombang suku Banjar dan Bugis dan ikut mendiami daerah Kutai.
Selanjutnya, keturunan puak Tulur Dijangkat tumbuh dan berkembang menjadi suku Dayak dan berpencar meninggalkan tanah aslinya.
Mereka berpencar membentuk kelompok suku masing-masing yang kini dikenal sebagai suku Dayak Tunjung, Bahau, Benuaq, Modang, Penihing, Busang, Bukat, Ohong, dan Bentian.
Baca Juga: Desa Wisata Kampung Merasa, Ada Arung Jeram hingga Tebing Batu
Selain itu, ada juga suku lain seperti suku Dayak Kenyah, Punan, Basap, dan Kayan yang juga tumbuh di daerah Kutai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan