Di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur terkenal dengan banyak makanan khasnya yang pastinya menggugah selera.
Salah satunya adalah sambal yang bisa menjadi pelengkap makanan sehari-hari.
Di Kutai ini, ada sebuah sambal yang menjadi ciri khasnya yakni Sanga Cabe Kulat.
Suku Kutai menyebut jamur dengan kulat, sementara sanga adalah sambal dan Sanga Cabe Kulat ini artinya Sambal Goreng Jamur.
Untuk membuat Sanga Cabe Kulat ini, biasanya masyarakat Kutai menggunakan jamur bentilung atau long. Tetapi ada juga yang menggunakan jamur keritip atau grigit.
Lantas bagaimana cara membuat Sanga Cabe Kulat yang menjadi sambal khasnya? Berikut penjelasannya:
Bahan-bahan
400 gram jamur grigit atau bisa diganti dengan jamur lain
600 ml air untuk merebus jamur
1 sendok teh garam
50 ml minyak goreng
Bumbu halus:
40 buah cabai rawit
5 buah cabai keriting
2 buah tomat merah
5 butir bawang merah
1 sendok teh asam jawa
1 sendok makan gula merah
1 sendok makan gula pasir sesuai selera
2 sendok teh garam ssesuai selera
1/2 sendok teh penyedap rasa (optional)
Baca Juga: SKCK Gibran Rakabuming Raka Diterbitkan Badan Intelijen, Siap Tempur Bersama Prabowo Subianto
Cara membuat
1. Cuci bersih jamur lalu potong sedikit di bagian pangkal atau tempat tumbuhnya jamur, lalu belah jamur sesuai selera. Lalu rebus jamur di air mendidih dengan garam 2-3 menit.
2. Haluskan semua bahan bumbu halus. Panaskan minyak goreng, lalu masukkan bumbu halus. Tumis hingga harum dan kandungan airnya berkurang serta mengeluarkan minyak.
3. Masukkan jamur, aduk hingga rata. Tes rasa. Masak cukup sebentar saja sampai bumbu meresap ke dalam jamur. Matikan kompor. Dan Sanga Cabe Kulat siap disajikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi