Suara.com - Jakarta, Pengamat BUMN Sunarsip mengatakan pemerintah harus tegas dan segera memberikan kejelasan tentang status perusahaan Merpati Airlines.
"Kalau mau ditutup, maka pemerintah dan DPR, maka itu artinya Merpati dilikuidasi. Kalau mau dilikuidasi, maka pemerintah dan DPR harus menyiapkan dana Rp 3 hingga 5 triliun. Tapi kalau mau tetap dihidupkan, maka pemerintah dan DPR harus meng-convert utang-utang Merpati, menjadi equity," ujar Sunarsip dalam salah satu acara diskusi di Jakarta, Sabtu (8/2/2014).
Sunarsip menyebutkan, saat ini posisi utang maskapai plat merah itu sudah mencapai kisaran Rp 6,7 triliun. Dengan demikian, total dana yang harus disediakan sekitar Rp 10 hingga Rp 12 triliun.
Sunarsip menambahkan dana tersebut sudah termasuk untuk membayar pesangon karyawan Merpati. "Untuk pesangon karyawan, ya sekitar Rp 3 sampai 5 triliun," kata Sunarsip.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit
-
BRI KKB Tawarkan Bunga Mulai 2,85% Flat, Kredit Mobil Baru Kini Bisa Diajukan Lewat BRImo