Suara.com - Laba perusahaan minyak Malaysia, Petronas pada kuartal keempat 2013 melonjak 45 persen. Kenaikan itu didorong peningkatkan produksi dan menjadikan 2013 sebagai salah satu tahun terbaik bagi Petronas.
Laba bersih Petronas pada tiga bulan terakhir 2013 mencapai 12,7 miliar ringit atau sekitar Rp45 triliun. Sementara pemasukan juga naik 10 persen menjadi 84,8 miliar ringgit Rp297 triliun. Apabila dibandingkan 2012, laba bersih perusahan naik 10 persen sedangkan pemasukan juga naik 9 persen.
“Tahun 2013 adalah salah satu tahun terbaik. Kinerja perusahaan solid. Itu diraih karena peningkatan produksi,” kata Presiden Petronas Shamsul Azhar Abbas.
Shamsul mengatakan, 2014 akan menjadi tahun yang penuh tantangan untuk bisa mencapai jumlah yang sama seperti tahun sebelumnya. Tantangan yang akan dihadapi tahun ini antara lain turunnya permintaan, terutama dari negara berkembang.
Petronas adalah satu-satunya perusahaan Malaysia yang masuk dalam daftar Fortune 500. Kontribusi Petronas kepada APBN Malaysia adalah setengah dari total anggaran. (Reuters/AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional