Suara.com - Asuransi merupakan industri yang terus tumbuh di Indonesia. Dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta, industri asuransi mempunyai pangsa pasar yang sangat menjanjikan. Namun, bukan berarti anda bisa dengan mudah mendapatkan perusahaan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Tidak mudah untuk mendapatkan perusahaan asuransi yang sesuai dengan keinginan anda. Karena itu, tidak ada salahnya untuk mengikuti tips di bawah ini agar mempermudah anda mendapatkan perusahaan asuransi yang tepat.
1. Periksa Peringkat Perusahaan Asuransi
Cara terbaik untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan asuransi adalah dengan melihat peringkatnya. Sejumlah perusahaan biasanya melakukan analisa terhadap kinerja keuangan perusahaan asuransi. Laporan tersebut bisa dijadikan acuan dalam memilih perusahaan asuransi. Namun, anda juga harus memperhatikan peringkat yang diberikan kepada perusahaan asuransi itu. Karena tidak semuanya sama. Contoh, Aaa adalah peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat Moody sedangkan lembaga pemeringkat lain menggunakan A++.
2. Ukuran dari perusahaan asuransi
Kadang muncul pertanyaan, apakah ukuran memang harus menjadi hal yang penting? Jawabannya bisa ya dan tidak. Sebagian besar perusahaan asuransi besar telah berdiri selama beberapa dekade. Ketika perusahaan asuransi sudah berdiri lama maka mereka biasanya sudah tahu cara mengelola risiko dan mengembangkan asset serta punya sejarah bagus dalam menjalankan kewajiban kepada nasabah. Namun, bukan berarti anda harus memandang sebelah mata perusahaan asuransi yang baru berdiri. Karena, ada banyak perusahaan asuransi kecil yang juga bisa melakukan hal yang sama dengan perusahaan yang sudah berdiri sejak lama.
3. Periksa keluhan nasabah terhadap perusahaan
Tidak ada salahnya untuk memeriksa keluhan para nasabah terhadap perusahaan asuransi tersebut. Anda bisa melakukannya di internet atau bertanya kepada orang yang paham dengan dunia asuransi. Meski terkadang jenis keluhan berbeda-beda, tetapi anda bisa menjadikan keluhan itu sebagai pegangan sebelum menjatuhkan pilihan.
4. Minta bantuan dari profesional
Apabila anda sama sekali tidak paham dengan dunia asuransi, maka tidak ada salahnya untuk meminta bantuan dari mereka yang sudah ahli. Saat ini, banyak orang membeli asuransi melalui agen atau broker. Salah satu alasannya adalah untuk menentukan jenis asuransi apa yang paling dibutuhkan. Seorang analis asuransi yang profesional pasti akan memberikan anda data dari kebijakan di sejumlah perusahaan asuransi bukan hanya berdasarkan peringkat tetapi juga hubungan yang pernah dilakukannya dengan perusahaan itu.
Intinya, perusahaan asuransi yang tepat adalah yang memberikan anda rekomendasi, produk dan harga yang sesuai. Karena itu, tidak ada salahnya untuk melakukan sedikit Pekerjaan Rumah seperti yang disebutkan di atas sebelum memilih perusahaan asuransi. (Dari berbagai sumber)
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804
-
BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas
-
Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir
-
BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026
-
Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya
-
Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni
-
Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak
-
Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM
-
Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T
-
Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran