Suara.com - Pemecatan terhadap David Moyes sebagai manajer Manchester United disambut positif pelaku pasar. Saham Manchester United dengan kode MANU di bursa saham New York langsung melonjak dan mencapai posisi tertinggi dalam 11 bulan terakhir.
Diperdagangkan di posisi 17,9 dolar Amerika pada sesi pembukaan Selasa (22/4/2014), saham MANU langsung naik ke posisi 18 dolar Amerika dan terus menguat. Itu merupakan posisi tertinggi saham Manchester United sejak Mei 2013 atau ketika Sir Alex Ferguson mengumumkan pengunduran dirinya sebagai manajer.
Hanya dalam hitungan jam setelah informasi pemecatan Moyes beredar, saham Manchester United terus naik. Dalam waktu 90 menit, saham MANU naik menjadi 18,1 dolar dan terus menanjak hingga 18,15 dolar Amerika. Puncaknya, saham tersebut mencapai posisi 18,6 dolar Amerika.
Kemarin, manajemen Manchester United memutuskan untuk memecat Moyes karena gagal membawa klub dengan julukan Setan Merah itu lolos ke Liga Champions musim depan. Moyes yang masih terikat kontrak hingga 2019 itu hanya 10 bulan menjadi manajer. Posisinya untuk sementara dipegang pemain veteran Ryan Giggs sebagai manajer interim hingga akhir musim. (Mirror/Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek