Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk mengumumkan laba bersih perusahaannya meningkat 26,7 persen menjadi Rp3,7 triliun pada triwulan I 2014 dari Rp2,9 triliun pada periode yang sama tahun 2013.
"Pendapatan operasional BCA (total pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya) tumbuh 27,3 persen menjadi Rp9,7 triliun pada triwulan I 2014 dari Rp7,7 triliun di tahun sebelumnya," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (28/4/2014).
Jahja mengatakan marjin bunga bersih (NIM) meningkat 60 bps menjadi 6,5 persen pada Maret 2014 dari 5,9 persen pada Maret 2013. Capaian itu, menurut dia ditopang oleh "yield" aset produktif yang lebih tinggi dan peningkatan kontribusi kredit terhadap total aset produktif.
"BCA mempertahankan posisi pendanaan yang solid dengan total dana pihak ketiga sebesar Rp406,8 triliun pada Maret 2014, naik 10,6 persen 'Year on Year' (YoY)," ujarnya.
Dia mengatakan saldo dana rekening transaksi berupa giro dan tabungan atau CASA, merupakan porsi utama dana pihak ketiga sebesar 77,7 persen dari total dana.
Dana CASA menurut dia meningkar 5,9 persen YoY, dana giro naik 6,9 persen YoY menjadi Rp98,6 triliun, sementara dana tabungan tumbuh 5,4 persen YoY menjadi Rp217,4 triliun.
"BCA mencatatkan pertumbuhan signifikan pada dana deposito sebesar 30,8 persen YoY menjadi Rp90,8 triliun, sejalan dengan kenaikan suku bunga deposito secara bertahap," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada