Suara.com - Wakil Gubernur Kalimantan Timur HM Mukmin Faisyal mengatakan penerimaan negara berupa royalti dari batubara sebesar Rp1,395 triliun, serta iuran tetap Rp9,5 miliar pada 2013.
Royalty dan iuran itu berasal dari uoya produksi produksi batubara yang mencapai 229 juta ton.
"Ke depan penerimaan dari royalti dan iuran tetap tersebut akan mengalami penurunan, seiring dengan adanya pembatasan produksi batu bara yang dikeluarkan pemerintah pusat," katanya di Samarinda, Selasa (6/5/2014).
Mukmin memperkirakan menurunnya royalty dipengaruhi oleh kecenderungan menurunnya harga batu bara di pasar global.
Kaltim akan terus berupaya meningkatkan daya saing ekonomi batu bara, dengan tidak mengekspor batu bara mentah, melainkan diolah terlebih dahulu.
Menurut Mukmin, sektor pertambangan mineral dan batu bara sebagai salah satu kegiatan yang mengeksploitasi migas, dan batu bara, telah berkontribusi besar dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Ke depan, kata dia, Kaltim dan Kaltara berupaya untuk menggali SDA untuk meningkatkan penerimaan daerah, dengan tetap memperhatikan kelestarian alam.
"Artinya, pengelolaan SDA harus efektif, efisien dan ramah lingkungan, serta sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu
-
Nyaman Bersama Mandiri, Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Investor Asing Lagi Senang Belanja Saham BBCA hingga BBRI
-
Kasus Korupsi Petral, Sudirman Said Dicecar soal Pengadaan dan Penentuan Harga Minyak
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Resmi Bergulir, Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Hak Asuh Anak, Absen di Pengadilan Karena Hal Ini
-
IHSG Bertahan di Level 6.100 pada Sesi I, BBCA dan BBRI Melesat
-
5 Aroma Parfum Saff & Co Terlaris di Shopee, Wangi Tahan Lama untuk Sehari-hari
-
Kantongi Surat Kuasa, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah