Suara.com - Puluhan calon penumpang Maskapai Air Asia menyesalkan penutupan rute Makassar-Bali oleh perusahaan milik investor asing ini, setelah sebelumnya juga menutup dua rute lainnya.
"Kami sunggu menyesalkan, karena rencana perjalanan dan liburan yang sudah dijadwalkan sejak tahun lalu jadi terganggu," kata salah seorang calon penumpang Muh Afdal di kantor Air Asia Jalan Boulevard, Makassar, Sabtu (17/5/2014).
Sebelum penutupan rute Makassar-Bali, Air Asia juga menutup rute Makassar-Manado dan Makassar-Jakarta.
Menurut Afdal, meskipun pihak manajemen perusahaan itu menjanjikan membayar penuh uang tiket yang telah dikeluarkan, namun penumpang tetap kecewa. Kata dia, penutupan rute itu telah mengacaukan jadwal perjalanannya, padahal sudah memesan tiket pesawat sejak 2013.
"Kerugian materil mungkin saja tidak, karena uang akan dikembalikan penuh, tetapi namanya kecewa tentu ada," katanya.
Sebelumnya pihak Air Asia menyebutkan bahwa penghentian penerbangan pada rute tersebut karena alasan operasional dan komersial. AirAsia akan fokus pada rute yang paling banyak diminati.
"Bagi penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket setelah 1 Juni, kami memberikan tiga opsi, yaitu pengembalian uang (refund) secara penuh, credit shell atau dana deposit senilai harga tiket yang dapat digunakan untuk penerbangan AirAsia lainnya dengan masa berlaku enam bulan atau 180 hari dari tanggal penerbitan, dan terakhir, mengubah jadwal penerbangan lebih cepat," kata Audrey Progastama Petriny, Head of Corporate Secretary and Communications AirAsia Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026