Suara.com - Kementerian Keuangan akan membuka rekrutmen dan menambah pegawai hingga 10.275 orang pada 2014, yang sebagian besar ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
"Tahun ini kita usulkan penambahan pegawai hingga 10.275 orang, untuk pajak 6.513 orang dan bea cukai 2.578 orang," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Badaruddin.
Kiagus menjelaskan, penambahan jumlah pegawai di dua direktorat tersebut sangat diperlukan, karena kurangnya personil, menjadi salah satu alasan penerimaan negara tidak pernah mencapai target dari tahun ke tahun.
"Untuk memperbaiki dan memperbesar porsi APBN terutama dari sektor pendapatan negara, kita perlu orang lebih banyak di pajak dan bea cukai," katanya.
Ia menambahkan keseluruhan pegawai Kementerian Keuangan saat ini mencapai 63 ribu orang. Kata dia, penambahan personil ini untuk mewujudkan jumlah pegawai pada 2018 mencapai 70 ribu orang.
"Sebagian besar pegawai kita saat ini di pajak 32 ribu, bea cukai 10 ribu dan perbendaharaan delapan ribu. Kita perlu orang lagi sehingga diperkirakan sampai 2018, pegawai kita mencapai kira-kira 70an ribu," kata Kiagus.
Namun, Kiagus mengakui melakukan rekrutmen untuk mencari pegawai yang berkualitas bukan merupakan upaya yang mudah, karena kompetensi yang dibutuhkan sangat tinggi dan kuotanya yang ditetapkan sangat terbatas.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono menambahkan upaya melakukan rekrutmen pegawai sulit dilakukan, padahal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menargetkan jumlah pegawai hingga 17 ribu orang pada 2018.
"Kita rencana penambahan lima ribu orang, tapi sejak 2012 penambahan pegawai bea cukai harus melalui Kementerian PAN RB. Tahun 2013, kita mendapat 1.200 orang yang sudah dididik dan sedang diproses nomor induk pegawainya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan