Bisnis / Keuangan
Jum'at, 08 Agustus 2014 | 17:00 WIB
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juli 2014 mencapai 110,5 miliar dolar Amerika. Jumlah ini meningkat dari posisi akhir Juni 2014 sebesar 107,7 miliar dolar Amerika.

Peningkatan jumlah cadangan devisa tersebut terutama berasal dari penerbitan Euro Bonds dan penerimaan devisa hasil ekspor migas Pemerintah yang melampaui pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri Pemerintah.

Selain itu, penerimaan devisa sebagai dampak dari aliran masuk modal asing juga berpengaruh positif terhadap peningkatan posisi cadangan devisa Juli 2014.

Dalam siaran pers yang diterima suara.com, Jumat (8/8/2014), posisi cadangan devisa per akhir Juli tersebut dapat membiayai 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai kenaikan cadangan devisa berdampak positif terhadap upaya memperkuat ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Load More