Suara.com - Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi-Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengatakan, salah satu tugas yang telah menanti Jokowi-JK yaitu, perampingan pejabat eselon I.
Menurut dia, langkah tersebut bisa memangkas belanja pemerintah dalam hal gaji pegawai, mengurangi tumpang tindih tugas dan wewenang dirjen di beberapa kementerian.
"Meski jumlah kementerian sama tapi diusahakan dirjennya tidak tumpang tindih. Ini harus diatur lagi," kata Azwar saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (22/10/2014).
Azwar mengungkapkan, gaji seorang pejabat eselon I di setiap kementerian sebesar Rp 70 juta setiap bulannya, sedangkan gaji pejabat eselon II sekitar Rp 55-60 juta dan eselon III Rp 45 juta.
"Kalau jumlah eselon satunya bisa diringkas, berarti banyak penghematan yang bisa kita lakukan," ungkapnya.
Akan tetapi, Azwar tidak dapat merinci berapa besar penghematan yang bisa dicapai pemerintah dengan langkah ini.
"Itu tergantung pemerintahnya mau berapa banyak. Tapi rekomendasi kami kalau ada dirjen yang fungsinya sama tapi berada di satu Kementerian, satu saja, tidak perlu dua," pungkasnya. (Tengku Sufiyanto)
Tag
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara