Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menguat dan memasuki zona hijau. Dalam sesi pembukaan perdagangan, Rabu (29/10/2014) IHSG naik 18,18 poin atau 0,36 persen menjadi 5.019,48, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 4,55 poin (0,54 persen) ke level 851,08.
Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri mengatakan bahwa bursa saham Asia bergerak menguat, termasuk IHSG BEI merespons penguatan bursa saham Amerika Serikat.
"Meningkatnya bursa saham Amerika itu seiring dengan meningkatnya data kepercayaan konsumen Amerika Serikat yang di atas estimasi," katanya.
Kendati demikian, lanjut dia, penguatan IHSG BEI diperkirakan masih terbatas. Hal itu dikarenakan mencuatnya ketidakpastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Sebelumnya, pasar mengekspektasi akan terjadi kenaikan pada awal November. Namun, hingga saat ini pemerintah belum memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga," katanya.
Di sisi lain, dia menambahkan bahwa kinerja sebagian perusahaan tercatat atau emiten yang di bawah ekspektasi juga turut menjadi pemberat bagi laju IHSG BEI.
Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan bahwa setelah sentimen politik, sentimen dari laporan keuangan emiten pada kuartal ketiga tahun ini belum memberikan dukungan bagi pergerakan IHSG BEI.
"Pasar masih mencemaskan kondisi perekonomian Indonesia yang akan dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah, seperti normalisasi kebijakan the Fed dan isu harga BBM serta perlambatan ekonomi Tiongkok," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 208,77 poin (0,89 persen) ke 23.729,13, indeks Nikkei naik 190,87 poin (1,22 persen) ke 15.517,35, dan Straits Times menguat 16,56 poin (0,51 persen) ke posisi 3.227,80. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen