Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia gagal bertahan di zona hijau. Pada sesi penutupan perdagangan pertama, Kamis (13/11/2014), IHSG turun 10,778 atau 0,2 persen ke posisi 5.038,063. Posisi ini lebih rendag dibandingkan pada sesi pembukaan perdagangan pagi tadi yaitu 5.046,49.
"Mengikuti bursa saham AS, bursa Asia pagi ini termasuk IHSG BEI bergerak mendatar. Pelaku pasar sedang menantikan data penjualan ritel dan produksi industri Cina yang akan diumumkan," kata analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri di Jakarta, Kamis, (13/11/2014).
Tiesha Narandha menambahkan bahwa sentimen dari pidato Presiden Joko Widodo dihadapan CEO negara peserta APEC terkait kebijakan alokasikan subsidi BBM ke hal yang produktif diharapkan menjadi katalis positif bagi pasar saham domestik.
Selain itu, lanjut dia, Jokowi juga ikut mengundang calon investor untuk melakukan investasi terutama infrastruktur pelabuhan, kereta api, perkapalan, dan pembangkit listrik. Indonesia meyakinkan untuk masalah ijin bisnis akan jauh lebih baik.
Sementara itu, Tim Analis Teknikal Mandiri Sekuritas dalam kajiannya mengatakan bahwa pelaku pasar di dalam negeri sedang menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) terkait suku bunga acuan (BI rate).
Di sisi lain, lanjut dia, pemerintah juga sedang mengkalkulasi ulang kisaran harga kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seiring dengan turunnya harga minyak dunia.
"Indeks BEI diperkirakan bergerak di kisaran 4.965-5.102 poin dengan potensi masih melanjutkan penguatan," paparnya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 24,31 poin (0,10 persen) ke 23.962,49, indeks Nikkei naik 45,66 poin (0,27 persen) ke 17.243,94, dan Straits Times menguat 9,57 poin (0,29 persen) ke posisi 3.292,13. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur
-
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit