MARK Bagi Dividen Interim Rp76 Miliar, Catat Tanggalnya

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:07 WIB
Mark Dynamics Indonesia. [Markdynamicsindo]
  • PT Mark Dynamics Indonesia Tbk membagikan dividen interim sebesar Rp76 miliar atau Rp20 per saham pada 4 September 2026.
  • Pembagian dividen tersebut didukung oleh pencapaian laba bersih sebesar Rp183,9 miliar pada Semester I 2026.
  • Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi telah ditetapkan berlangsung pada tanggal 13 Agustus 2026.

Suara.com - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (IDX: MARK) membagikan dividen interim sebesar Rp20 per saham kepada para pemegang saham.

Dengan jumlah saham beredar sebanyak 3.800.000.310 saham, produsen cetakan sarung tangan (ceramic hand formers) terbesar di dunia tersebut akan mendistribusikan dividen sekitar Rp76 miliar, seiring kinerja keuangan yang tumbuh kuat pada Semester I 2026.

Total dividen yang dibagikan setara sekitar 41,3 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada Semester I 2026 yang mencapai Rp183,9 miliar.

Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk, Ridwan, mengatakan pembagian dividen interim menjadi cerminan kuatnya fundamental perusahaan serta optimisme manajemen terhadap prospek bisnis ke depan.

"Perseroan berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham melalui kombinasi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan kebijakan pembagian dividen yang sehat," ujar Ridwan dalam siaran pers, Kamis (6/8/2026).

Ia menjelaskan, pembagian dividen interim ini mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental Perseroan sekaligus menjaga kapasitas pendanaan internal untuk mendukung ekspansi dan pengembangan usaha ke depan.

Direktur Utama MARK, Ridwan Goh (kiri). [Markdynamicsindo]

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan berlangsung pada 13 Agustus 2026, sementara recording date ditetapkan pada 18 Agustus 2026. Adapun pembayaran dividen interim kepada pemegang saham yang berhak akan dilakukan pada 4 September 2026.

Keputusan pembagian dividen didukung oleh kinerja operasional yang solid sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Hingga 30 Juni 2026, MARK membukukan penjualan sebesar Rp572,2 miliar, meningkat 50,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan penjualan tersebut turut mendorong laba usaha naik menjadi Rp218,2 miliar, sedangkan laba sebelum pajak mencapai Rp238,8 miliar.

Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induktercatat Rp183,9 miliar, atau meningkat sekitar 40,1 persen secara tahunan.

Di sisi neraca, Perseroan mempertahankan kondisi keuangan yang sehat. Hingga akhir Juni 2026, total aset MARK mencapai Rp1,02 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp894,6 miliar.

Struktur permodalan tersebut dinilai memberikan ruang yang cukup bagi perusahaan untuk memperluas kapasitas produksi, menjalankan strategi ekspansi, serta meningkatkan investasi pada pengembangan produk dan efisiensi operasional.

Selain itu, MARK membukukan arus kas dari aktivitas operasi sebesar Rp236,5 miliar pada Semester I 2026.

Capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan kas dari kegiatan operasional untuk mendukung investasi sekaligus menjaga keberlanjutan pembagian dividen.

Manajemen optimistis tren pertumbuhan akan berlanjut pada semester kedua tahun ini. Prospek tersebut didukung oleh permintaan global terhadap produk ceramic hand formers yang tetap kuat serta posisi keuangan Perseroan yang solid.

Ridwan menegaskan, perusahaan akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, disiplin pengelolaan modal, dan pemberian imbal hasil kepada pemegang saham.

Ilustrasi sarung tangan plastik. [Unsplash]

"Manajemen meyakini bahwa keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, disiplin pengelolaan modal, dan pemberian imbal hasil kepada pemegang saham akan menjadi fondasi bagi penciptaan nilai yang berkelanjutan," tutup Ridwan.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com