Suara.com - Kementerian Perhubungan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri no 38/2015 tentang standar pelaanan penumpang udara. Staf ahli Menteri Perhubungan Hadi Mustofa Djuraid mengatakan, aturan itu akan dijadikan pijakan untuk melakukan audit pelayanan terhadap Lion Air dan juga maskapai penerbangan lainnya.
“Aturan yang dikeluarkan Pak Jonan (Menhub-red) itu tengah menunggu persetujuan dari Kemenhukham. Kalau sudah, maka itu akan dijadikan acuan dalam melakukan audit pelayanan kepada maskapai penerbangan. Selama ini memang belum pernah ada audit pelayanan terhadap maskapai penerbangan,” kata Hadi kepada suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (21/2/2015).
Hadi menambahkan, Kemenhub selama ini hanya melakukan audit keselamatan setiap 6 bulan sekali. Kata Hadi, Kemenhub juga tengah menyiapkan sanksi kepada maskapai penerbangan yang tidak lolos dalam audit pelayanan.
Wacana audit pelayanan terhadap maskapai penerbangan muncul setelah kasus tertundanya jadwal penerbangan Lion Air sejak Selasa hingga Kamis lalu. Akibatnya, ribuan calon penumpang terlantar di sejumlah bandara di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup