Suara.com - Tas bayi merupakan salah satu pernah-pernik yang wajib dimiliki para ibu yang baru melahirkan. Ketika sang bayi sudah beranjak dewasa, tas bayi biasanya ‘terlupakan’ alias tidak terpakai lagi. Tidak jarang tas bayi hanya menjadi penambah koleksi barang-barang tidak terpakai di rumah Anda.
Febiani Samantha tidak ingin hal itu dialami dirinya. Dia ingin mempunyai tas bayi yang modelnya seperti yang banyak ditemui saat ini yaitu motifnya selalu diwarnai gambar-gambar lucu.
“Saya tidak suka dengan tas bayi seperti itu. Karena kalau anak saya sudah besar, tas itu tidak bisa dipakai lagi. Saya ingin ada yang menjual tas bayi yang multifungsi, tidak hanya berfungsi sebagai tas bayi tetapi juga bisa sebagai tas perempuan,” ujar Febi.
Ketika itu, Febi belum bisa merealisasikan mimpinya untuk bisa membuat tas bayi yang multifungsi karena harus menemani sang suami kuliah di Melbourne, Australia. Pada 2007, Febi dan suami kembali ke Indonesia. Saat itulah mimpinya untuk membuat tas bayi multifungsi mulai direalisasikan.
“Ketika pulang ke Indonesia saya hamil anak ketiga, jadi ketika itu saya mulai mencari disain dan juga bahan untuk tas bayi multifungsi. Saya juga mulai mencari orang yang akan membantu menjahit tas itu,” ungkapnya.
Dia perlu waktu dua tahun untuk memulai usaha produksi tas bayi multifungsi yang diberi nama Cocopop Craft. Pada 2009, Febi mulai memperkenalkan sejumlah tas bayi multifungsi buatannya dalam sebuah acara pameran. Tas bayi itu mempunyai model seperti tas-tas yang biasa dipakai ibu-ibu, model backpack dan juga model travelling bag.
“Jadi, ketika ada bazar yang dilakukan majalah anak-anak dan orangtua, saya buka booth. Nah, orang pada bingung waktu melihat tas yang saya buat itu. Para pengunjung pameran itu bingung kok tas bayi ada tempat laptopnya, trus kok tas bayi dibuat dari kulit sintetis. Tas bayi multifungsi buatan saya ini boleh dibilang pionir karena belum pernah ada yang membuat seperti ini sebelumnya. Jadi, risiko dari produk yang pertama kali dibuat adalah harus memberitahukan product knowledge kepada pelanggan,” ceritanya.
Pada 2009, demam Facebook sudah melanda Indonesia. Hal itu dimanfaatkan Febi untuk mempromosikan produk tas bayi multifungsi itu lewat media sosial. Namun, dia juga bergerilya ke sejumlah media untuk memperkenalkan Cocopop Craft dan produknya. Media yang menjadi targetnya adalah media dengan pangsa pasar ibu dan anak-anak.
Tas bayi multifungsi buatan Febi menggunakan kulit sintetis dengan motif canvas, katun atau kodurai. Meski multifungsi, tas bayi produksi Cococop Craft tidak berat. Dengan model yang trendy, pelan tapi pasti, tas bayi multifungsi ini mulai mendapatkan penggemar.
“Ada yang memesan dari Roma, Italia, yaitu orang Indonesia yang tinggal di sana. Ada juga dari Australia, Jepang, Belanda dan juga Malaysia. Kebanyakan tahu produk saya dari Facebook dan ada juga dari teman-temannya,” ungkap Febi.
Tas bayi multifungsi yang stylish ini dijual Febi dengan harga paling murah Rp295 ribu dan paling mahal Rp600 ribu. Untuk tas yang paling mahal, Febi tidak memproduksi banyak dengan pertimbangan eksklusivitas. Omongan dari mulut ke mulut ternyata jauh lebih ampuh dalam memperkenalkan produk Cocopop Craft.
“Itulah yang membuat saya selalu menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang membeli lewat Facebook. Kalau mereka puas dan suka, mereka akan langsung bercerita kepada teman-temannya. Efeknya jauh lebih besar dibandingkan beriklan di media,” ujarnya.
Febi juga tidak takur bersaing dengan kompetitor yang sudah mulai membuat tas bayi multifungsi. Kreativitas dan pelayanan merupakan dua hal yang selalu menjadi pegangan Febi dalam menjalankan usahanya ini.
Saat pertama kali membuka usaha Cocopop Craft, Febi merogoh kocek sekitar Rp18 juta. Kini, perempuan 36 tahun dengan tiga anak laki-laki itu sudah berhasil meraup omzet Rp30 juta hingga Rp40 juta per bulan.
Enam tahun berlalu, Febi masih punya cita-cita laimn bersama Cocopop Craft yaitu membuka toko offline. Sambil menunggu kehadiran toko offfline-nya, Anda bisa melihat-lihat atau memesan produk tas bayi multifungsi dan juga produk lainnya buatan Febi di akun Facebook, Cocopop Craft.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail