Suara.com - Perekonomian Afrika Barat jatuh setelah ebola muncul di kawasan Benua Hitam itu. Ada 3 negara yang terdampak karena ebola.
Laporan Badan PBB UNDP mencatat konsekwensi akibat ebola sangat luas. Semua aspek kehidupan rusak, termasuk ekonomi dan keadaan masyarakat.
"Konsekuensi dari Ebola yang luas. Stigma, penghindaran risiko dan menutup perbatasan telah menyebabkan sejumlah besar kerusakan yang mempengaruhi ekonomi," kata Direktur Biro Regional UNDP untuk Afrika, Abdoulaye Mar DIEYE dalam pernyataan persnya.
United Nations Development Group (UNDG) mencatat pendapatan Afrika Barat hilang USD 3,6 miliat per tahun. Diperkirakan penyusutan pendapatan ini terjadi sampai 2017.
Kemerosotan perekonomian itu karena jalur perdagangan menuju Afrika ditutup. Penerbangan dibatasi. Bahkan pariwisata di sana mati akibat larangan berpergian ke Arfika.
Sebut saja Pantai Gading. Di sana kemiskinan terus meningkat rata-rata 0,5 persen. Senegal, di sana kemiskinan naik 1,8 persen di tahun 2014. Begitu juga dengan Mali dan Guinea-Bissau.
Uni Afrika saat ini fokus dengan pengiriman bantuan dokter dari Nigeria dan Ethiopia. Diharapkan bantuan ini bisa memutus virus mematikan itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar