Suara.com - Setelah lebih delapan bulan diliburkan akibat merebaknya wabah Ebola, sekolah-sekolah di Sierra Leone akan dibuka kembali Maret mendatang. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (21/1/2015), Pemerintah Sierra Leone mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah dilakukan pertemuan konsultasi yang dipimpin oleh Presiden Ernest Bai Koroma.
Keputusan pembukaan kembali sekolah-sekolah ini akan dibarengi dengan penyediaan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa siswa dan guru aman.
"Kami berencana untuk memastikan sekolah-sekolah kami aman dan sudah disucihamakan sehingga kita bisa kembali dengan anak-anak kita ke sekolah, " kata menteri pendidikan, Dr Minkailu Bah.
Dia mengatakan guru akan dilatih untuk menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh murid dan anggota staf lain, dan ember air yang mengandung klor akan tersedia di semua sekolah.
Ebola ditularkan melalui cairan tubuh, dan salah satu gejala awal penyakit ini adalah demam. Untuk itu Kepala Satuan Tugas Ebola Inggris di Sierra Leone, Donal Brown, menyerukan penilaian risiko yang tepat dan penyakit dan kondisi di lapangan sebelum sekolah dibuka kembali. Apalagi sebelumnya, beberapa sekolah di Siera Leone digunakan sebagai pusat perawatan Ebola untuk mengobati pasien.
Pembukaan kembali sekolah ini adalah kebangkitan melawan wabah penyakit mematikan yang mulai merebak pada bulan Mei 2014 silam. Beberapa minggu terakhir infeksi dan penyebaran virus secara bertahap bisa dikendalikan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyakit ini telah menjangkiti 21.700 orang dan menewaskan sekitar 8.626 orang di tiga negara Afrika Barat paling parah - Sierra Leone, Guinea, dan Liberia. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Wabah Ebola: Uganda Mulai Distribusikan Bantuan ke Daerah Terdampak
-
Terus Meluas, Wabah Ebola di Uganda Telah Tewaskan 24 Orang
-
Uganda Konfirmasi Wabah Ebola Usai Satu Pasien Meninggal Dunia
-
Ilmuwan Duga Infeksi Ebola yang Kembali Terulang Masih Berkaitan dengan Wabah pada 2018
-
Wabah Ebola Ancam Kongo, WHO Afrika Siap Berikan Dukungan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak