Suara.com - Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari North Caroline State University mengungkapkan, hanya tersisa dia hutan yang masih utuh di muka bumi. Dua hutan yang masih utuh itu berada di Amazon dan Kongo.
Dari analisi komputer terlihat bahwa hanya sedikit hutan yang ada di muka bumi yang tidak terpengaruh oleh pembangunan yang dilakukan oleh manusia. Pembangunan di kota dan desa serta pertanian menjadi penyebab semakin berkurangnya luas hutan.
“Sudah bukan rahasia lagi bahwa luas hutan terus menyusut, jadi studi ini bertanya tentang efek dari hilangnya habitat vital di hutan dan fragmentasi hutan,” kata peneliti Nick Hadad.
Hasil dari studi tersebut sangat mengejutkan karena hampir 20 persen hutan di muka bumi hanya tinggal 100 meter dari ujung hutan. Angka ini mempunyai implikasi yang besar terhadap masa depan hutan dan juga keanekaragamanhayati. Studi sebelumnya mengungkapkan, kerusakan lingkungan akan mengurangi keberagaman tumbuh-tumbuhan dan binatang antara 13 hingga 75 persen.
“Sejumlah penelitian bahkan memperlihatkan angka 50 persen atau lebih penurunan jumlah tumbuh-tumbuhan atau binatang dalam waktu 20 tahun,” kata Haddad. (UPI)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN